Berita Surabaya

Dispendukcapil Surabaya Terbitkan Surat dan Dokumen Penting Warga Margorukun Korban Kebakaran

Dispendukcapil surabaya terbitkan surat dan dokumen penting warga Margorukun yang jadi korban kebakaran

Dispendukcapil Surabaya Terbitkan Surat dan Dokumen Penting Warga Margorukun Korban Kebakaran
istimewa
Dispendukcapil Surabaya gerak cepat beri pengganti surat dan dokumen penting pada korban kebakaran Gundih, Rabu (10/7/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak 32 rumah di Jalan Margorukun Gang Lebar, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, dilalap api, Rabu (10/7/2019). Dari data Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Linmas Surabaya yang diperbarui terakhir Kamis, (11/7/2019) pukul 08.40 WIB, sebanyak 21 rumah benar-benar habis terbakar, sedangkan 11 lainnya terdampak.

Bukan hanya rumah dan barang berharga yang menjadi korban, tetapi juga surat dan dokumen penting seperti KTP, KK, Akta Kelahiran, SIM, ijazah, dan lain-lain.

Ketika mengunjungi lokasi kebakaran pada hari Rabu, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, memastikan akan siap membantu mendatangkan beberapa dinas untuk mendata surat-surat yang ikut terbakar, seperti mendatangkan jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), untuk menguruskan KK dan KTP dan juga Dinas Pendidikan untuk mendata ijazah-ijazah yang ikut terbakar.

“Kalau perlu, saya datangkan Dispendukcapil untuk cetak KTP di sini,” kata Risma.

Mulai Rabu, Kepala Dispendukcapil, Agus Imam Sonhaji, telah mengirimkan tim ke Kampung Ilmu, tempat para korban mengungsi, untuk mendata surat dan dokumen penting warga yang terbakar.

"(Rabu) sore itu untuk rumah yang terbakar habis, ada 26 KK, didata dan diverifikasi oleh Dispendukcapil, lalu malamnya langsung selesai, surat-suratnya sudah diserahkan sekitar pukul 22.00 WIB," tutur Agus, Kamis (11/7/2019).

Untuk hari ini, pihaknya sejak pagi mendata rumah-rumah lain yang terdampak, karena tidak pasti semua surat terbakar.

Harapannya, sore pendataan selesai sehingga malam bisa langsung ia tandatangani dan diserahkan pada warga.

"Kami panggil satu-satu dibantu oleh bu Lurah, untuk memastikan bapak Fulan, misalnya, surat apa saja yang terbakar atau rusak. Nah, surat-surat yang terbakar habis atau rusak itu akan kami cetak kembali dan kami nyatakan hilang atau rusak," ujarnya.

Kasi Trantibbang Gundih, Nurhayati Sofyan, menambahkan hampir semua kebutuhan korban kebakaran sudah terpenuhi.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved