Buka TMMD 105 di Banyuwangi, Khofifah Pesankan TNI Ikut Sosialisasikan Anti Narkoba

Sinergi TNI untuk membangun Jawa Timur diwujudkan dengan pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105

Buka TMMD 105 di Banyuwangi, Khofifah Pesankan TNI Ikut Sosialisasikan Anti Narkoba
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang juga didampingi oleh Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Wisnoe PB dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas membuka kegiatan TMMD ke 105 di Kabupaten Banyuwangi, Kamis (11/7/2019). 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Sinergi TNI untuk membangun Jawa Timur diwujudkan dengan pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 yang dilaksanaan di Kabupaten Banyuwangi.

Dibuka hari ini, Kamis (11/7/2019), kegiatan TMMD ke 105 itu dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang juga didampingi oleh Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Wisnoe PB dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Pembukaan TMMD di Kabupaten Banyuwangi ini membuka rangkaian TMMD di empat kabupaten lain yaitu di Sampang, Trenggalek, Blitar dan juga Bojonegoro. Mulai dibuka hari ini selama sebulan TMMD akan dilakukan hingga berakhir pada 8 Agustus 2019 mendatang.

Dalam kegiatan TMMD di Kabupaten Banyuwangi ini, para anggota TNI bekerjasama dengan warga masyarakat melakukan kegiatan pembangunan fisik dan non fisik.

Untuk pembangunan fisik, TMMD ke 105 melakukan sejumlah kegiatan. Pertama membangunkan jalan penghubung antara Kecamatan Genteng dengan Kecamatan Tegalsari.

Jalan sepanjang 1.120 meter dan lebar 5 meter dibangun TNI dalam rangka TMMD kali ini. Jalan yang mulanya hanya bisa dilewati maksimal roda tiga kini bakal dilebarkan untuk bisa dilintasi kendaraan roda empat.

Tidak hanya itu, pembangunan fisik juga dilajukan dengan renovasi dan pelebaran dua titik jembatan dengan panjang 6 meter dan 5 meter daj tinggi 5 meter. Para TNI juga membangunkan badan jalan dan plateker.

Sebanyak 20 unit rumah tidak layak huni juga menjadi sasaran pelaksaaan TMMD ke 105 di Kabupaten Banyuwanyi. Musholah dan MCK serta membangun Pos Ronda juga menjadi hal yang tak lupa dilakukan TNI dalam TMMD kali ini.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan TMMD menjadi bagian penting untuk bisa dijadikan referensi bersama terkait bersatunya TNI dengan rakyat dalam membangun daerah.

"Tadi disampaikan bahwa sebelum pembukaan resmi sudah dilakukan Pra TMMD. Artinya untuk pembangunan fisik sudah jalan ada yang 30 persen hingga 80 persen progressnya," kata Khofifah.

Lebih lanjut adanya proyek fisik pembangunan dan pelebaran jalan dikatakan Khofifah akan mendatangkan multiplayer effect. Misalnya di Banyuwangi ini kaya akan hasil buah naga.

Jika semula jalan penghubung antar desa Setail Kecamatan Genteng dengan desa Dasri Kecamatan Tegalsari hanya bisa dilewati kendaraan kecil, maka dengan adanya pelebaran jalan maka masyarakat bisa mengirim produk hasil pertanian dengan menggunakan truk dan kendaraan roda empat.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved