Persebaya

BREAKING NEWS: Bonek Berduka, Cak Joner Dikabarkan Meninggal Dunia

Jhonerly Simanjuntak atau yang akrab disapa Cak Joner dikabarkan meninggal dunia, Kamis (11/7/2019).

BREAKING NEWS: Bonek Berduka, Cak Joner Dikabarkan Meninggal Dunia
Instagram/emosijiwakucom
BREAKING NEWS: Bonek Berduka, Cak Joner Meninggal Dunia 

SURYA.co.id - Pendukung Persebaya, Bonek kini tengah berduka. Pasalnya, salah satu pentolan Bonek, Jhonerly Simanjuntak atau Cak Joner dikabarkan meninggal dunia, Kamis (11/7/2019). 

Kabar meninggalnya Cak Joner didapat SURYA.co.id melalui media sosial Twitter. 

Selain itu, juga diperoleh foto jenazah Cak Joner yang masih mengenakan kaus hitam bertuliskan Persebaya. 

Setelah kabar kepergian Cak Joner, banyak Bonek memberikan ucapan dan doa.

Kepala Rutan Medaeng Beberkan Penyebab Cak Joner Meninggal Dunia

Cak Joner Meninggal Dunia di Rutan Medaeng Diduga Karena Penyakit Jantung

Pelatih Barito Putera Yunan Helmi Ungkap Kunci Keberhasilan Tahan Imbang Tuan Rumah Persebaya 2-2

Kabar Cak Joner meninggal dunia.
Kabar Cak Joner meninggal dunia. ()
Kabar Cak JOner meninggal dunia
Kabar Cak JOner meninggal dunia ()

Kabar meninggalnya pentolan Bonek ini juga dinformasikan oleh akun penggemar persebaya si Instagram, @emosijiwakucom.

Hingga berita ini dimuat, belum diketahui penyebab Cak Joner meninggal dunia. 

Namun, reporter media ini sedang menggali informasi dari lapangan untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan akurat mengenai meninggalnya Cak Joner

Mengenal Cak Joner

Cak Joner sebelumnya telah divonis tiga tahun penjara lantaran tersandung kasus ujaran kebencian melalui grup "Facebook Bonek" sesaat sebelum Bonek bentrok dengan PSHT.

Sedangkan, Slamet Sunardi, terdakwa yang menyebarkan kiriman itu usai terjadi bentrokan, dijatuhi vonis 2 tahun penjara oleh majelis hakim. 

Vonis terhadap Jhonerly Simanjuntak lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum, yakni 4 tahun 6 bulan. 

Demikian juga vonis terhadap Slamet, juga lebih ringan daripada tuntutan jaksa, yakni 3 tahun 5 bulan. 

Sedangkan dua terdakwa M. Tiyok dan terdakwa M. Djafar dalam amar putusan oleh majelis hakim masing-masing divonis 10 tahun penjara.

Sesuai pasal 170 ayat 2 tentang kekerasan yang mengakibatkan kematian dan pasal 351 ayat 1 tentang penganiayaa yang menyebabkan dua korban dari anggota perguruan silat PSHT meninggal.

Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved