Berita Bangkalan

Anggota DPRD Bangkalan segera Tempati Gedung Baru, Wakil Rakyat Diingatkan Jangan semakin Terlelap

Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron meresmikan pemancangan tiang (ground breaking) gedung baru DPRD Bangkalan di Jalan Halim Perdana Kusuma.

Anggota DPRD Bangkalan segera Tempati Gedung Baru, Wakil Rakyat Diingatkan Jangan semakin Terlelap
SURYAOnline/ahmad faisol
Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron bersama Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan dan sejumlah pejabat meninjau pemancangan tiang gedung DPRD Bangkalan di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kamis (11/7/2019). 

SURYA.co.id | BANGKALAN -Para anggota Dewan Kabupaten Bangkalan Madura segera menempati kantor baru di Jalan Halim Perdana Kusuma. Gedung baru wakil rakyat menelan biaya Rp 45,2 miliar itu pindahan dari lokasi lama di Jalan Soekarno-Hatta.

Gedung berlantai tiga dengan luas masing-masing lantai sekitar 1.500 meter persegi dijadwalkan selesai dalam 180 hari atau enam bulan.

Ketua Dewan Pembina Lembaga Kajian Sosial Demokrasi (LeKsdam) Bangkalan, Aliman Haris mengungkapkan, dengan penyediaan fasilitas berupa gedung baru yang luar biasa itu, para anggota legislatif harus betul-betul menjadi penyambung lidah rakyat.

"Jangan sampai justru semakin terlelap dengan rasa nyaman. Hingga lupa pada tugas dan kewajibannya," singkat Aliman, Kamis (11/7/2019).

Hal senada disampaikan Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron usai meresmikan pemancangan tiang (ground breaking) gedung baru DPRD Bangkalan di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kamis (11/7/2019).

Menurutnya, gedung baru sudah dibangun bagus dan lebih nyaman untuk menerima konstituen para anggota legislatif.

"Semoga semangat dan etos kerja para legislatif semakin lebih baik," ujarnya.

Bagian atap gedung sengaja dikonsep Tanean Lanjeng, bangunan khas Madura. Dedangkan bagian dasar gedung mengadopsi pondasi 'langgr' atau floating floor, lantai tidak menyentuh tanah.

Direktur PT Gala Karya Ibnu Irawan selaku pelaksana memaparkan, pembangunan gedung DPRD Bangkalan itu akan ditopang oleh 440 buah tiang pancang dengan jarak 12 meter per titik.

"Jadi, lantai tidak ada urusan dengan tanah urukan karena tidak bersentuhan. Kaki pondasi berupa tiang-tiang pancang langsung menancap tanah keras," paparnya.

Ibnu Irawan optimis proses pembangunan gedung itu akan selesai sesuai dengan kontrak kerja, yakni 180 hari atau selama 6 bulan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan Ishak Sudibyo menambahkan, aggaran sebesar Rp 45,2 miliar itu bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAUM) APBD 2019.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved