Kamis, 21 Mei 2026

Lifestyle

4th Graduation Yohanes Soelarso Wedding Makeup and Course, Unjuk Hasil Karya 33 Siswa

Karya 33 siswa Yohanes Soelarso Wedding Makeup and Course ditampilkan dalam 4th graduation di atrium Royal Plaza Surabaya, Kamis (11/7/2019).

Tayang:
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Parmin
SURYAOnline/ahmad zaimul haq
ANGGUN - Model berjalan di atas catwalk memeragakan riasan (makeup) siswa Yohanes Soelarso Wedding Makeup Course dalam graduation show di acara Traditional Wedding di atrium Royal Plaza, Kamis (11/7/2019). Mereka mengenakan koleksi busana desianer Hendhy Setiawan. 

Surya.co.id | SURABAYA - Karya 33 siswa Yohanes Soelarso Wedding Makeup and Course ditampilkan dalam 4th graduation di atrium Royal Plaza Surabaya, Kamis (11/7/2019).

Karya-karya tersebut hasil lomba rias wajah pengantin wanita bertemakan tradisional modifikasi.

"Tradisional modifikasi artinya menampilkan look yang tradisional dengan sentuhan modern. Unsur tradisional yang masih dipertahankan seperti pengaplikasian bedak dan cunduk mentul," tutur Yonahes Soelarso, owner Yohanes Soelarso Wedding Makeup and Course.

Sementara unsur modifikasi, lanjutnya, dihadirkan seperti pada sanggul yang lebih modern.

Pada graduation kali ini, Yohanes Soelarso menggandeng salah satu desainer spesialisasi busana pengantin tradisional, Hendhy Setiawan.

"Menurut saya koleksi Hendhy sangat bagus dan detail. Tampilannya juga elegan mengikuti zaman tapi tetap tidak meninggalkan unsur tradisional," ungkap Yohanes.

Koleksi Hendhy yang ditampilkan, ungkap Hendhy Setiawan, terdiri dari 20 koleksi busana lama dan 13 koleksi busana baru.

"Perbedaan dari koleksi lama dan baru dari segi warna. Kalau koleksi yang lama berwarna hitam dan merah. Sementara yang baru saya mengusung warna yang lebih fresh seperti pink, silver, dan putih," ungkap Hendhy ditemui di sela-sela acara.

Kali ini, Hendhy menuturkan, dirinya menghadirkan koleksi yang mewah dan klasik.

"Mewah karena saya menghadirkan yang lebih banyak payet dan kristal. Sementara tradisionalnya melalui batik yang mengkilap," ungkapnya.

Untuk cutting-annya, yaitu A-line dan slim, sesuai dengan karakteristik busana koleksi milik Hendhy Setiawan.

Selain itu, busana koleksi Hendhy Setiawan juga memiliki ciri khas yaitu menghadirkan ekor yang panjang. 

Panjangnya bisa mencapai setengah hingga dua meter.

Adapun bahan material yang digunakan yaitu tile, brokat, dan kain batik.

"Untuk batiknya tidak ada motif khusus, tapi selalu batik yang mengkilap. Selain itu, saya juga menggunakan detail payet, kristal, mutiara, dan bordir," papar Hendhy.

Meskipun beberapa pengantin kini mulai melirik busana pengantin yang modern, namun Hendhy memaparkan bahwa busana pengantin tradisional masih diminati pasar.

"Masih ada pengantin yang memilih kebaya dan menurut saya kebaya memang memiliki pasarnya sendiri. Saya ingin melestarikan kebaya klasik agar tetap diminati masyarakat," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved