Beranda Grahadi

Terkait Kisruh PDAM Kota Malang, Ini Harapan Gubernur Khofifah kepada Bupati Malang

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa angkat bicara soal kisruh sumber air wendit.

Terkait Kisruh PDAM Kota Malang, Ini Harapan Gubernur Khofifah kepada Bupati Malang
surya/fatimatuz zahro
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat di DPRD Jatim, Rabu (12/6/2019). Khofifah berharapa perselisihan terkait PDAM Kota Malang tidak mengganggu pelayanan air bersih kepada masyarakat. 

"Perlu digaris bawahi, kami tidak menyegel. Namun dalam rangka pengawasan agar pihak yang bersangkutan segera menyelesaikan perizinan," beber Didik.

Menurur Didik, ada beberapa persyaratan teknis yang belum dipenuhi. Ia menyampaikan rumah pompa dinilai PDAM Kota Malang melanggar dua aturan. Diantaranya, Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2018 Pasal 12 ayat 1 tentang Izin Mendirikan Bangunan, dan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2017 Pasal 3 ayat 1 tentang Izin Gangguan atau HO. Terkait operasional PDAM Kota Malang, Didik menjelaskan tetap berjalan normal.

"Langkah ini semata-mata adalah bentuk ketaatan hukum. Meskipun sama-sama pemerintah tetap harus taat hukum," terangnya.

Sedang, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang Dr Wahyu Hidayat menerangkan bangunan rumah pompa PDAM Kota Malang belum mengantongi izin.

Izin yang dimaksud adalah tertuang dalam izin keterangan rencana kabupaten atau KRK.

Sejak awal 2019 lalu ada perubahan kewenangan terkait dengan pengajuan izin peruntukan penggunaan tanah (IPPT) di Kabupaten Malang.

Perubahan tersebut adalah soal peralihan kewenangan dari sebelumnya dinas penanaman modal pelayanan satu pintu (DPMPTSP), menjadi beralih pada DPKPCK dengan format KRK.

Wahyu memaparkan, perpindahan tersebut juga berpengaruh pada pembaharuan izin bangunan di Kabupaten Malang. Termasuk Rumah Pompa PDAM Kota Malang, di Desa Mangliawan Kecamatan Pakis.

"Sekarang sedang dalam proses pengajuan izin KRK, karena kami lihat selama ini masih belum ada izinnya," ucapnya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved