PDIP Surabaya Bergolak, PAC Ramai-ramai Tolak Putusan DPP Tunjuk Adi Sutarwijono sebagai Ketua DPC

PDIP Surabaya Bergolak. PAC PDIP tolak putusan DPP yang tunjuk Adi Sutarwijono sebagai Ketua DPC PDIP Surabaya. Para pentolan PAC PDIP bereaksi keras.

PDIP Surabaya Bergolak, PAC Ramai-ramai Tolak Putusan DPP Tunjuk Adi Sutarwijono sebagai Ketua DPC
ist
ILUSTRASI. PDIP Surabaya Bergolak, PAC Ramai-ramai Tolak Putusan DPP Tunjuk Adi Sutarwijono sebagai Ketua DPC 

PDIP Surabaya Bergolak.

PAC PDIP tolak putusan DPP yang menunjuk Adi Sutarwijono sebagai Ketua DPC PDIP Surabaya.

Para pentolan PAC PDIP Surabaya ini bereaksi keras terhadap keputusan DPP PDIP.

------------------------------------------------

SURYA.co.id | SURABAYA - Sejumlah Pengurus Anak Cabang atau disingkat PAC PDIP Surabaya menuntut DPP PDIP menunjuk Whisnu Sakti Buana sebagai Ketua DPC PDIP Surabaya.

Tuntutan tersebut disuarakan berdasarkan hasil Rapat Kerja Cabang (Rakercab) 27 Juni di Gedung Wanita, saat itu seluruh PAC mengusulkan Whisnu Sakti Buana untuk jadi Ketua DPC PDIP Kota Surabaya.

Namun tuntutan tersebut nyatanya tidak dibarengi dengan pengetahuan terkait Peraturan PDIP 28/2019, yang mengatur mekanisme penjaringan Ketua DPC di mana salah satu isinya adalah kewenangan pengambilan keputusan mutlak berada di tangan DPP PDIP.

“Sosialisasi (Peraturan PDIP 28/2019) belum pernah ada,” kata Hariaji, Ketua PAC PDIP Krembangan, Rabu (10/7/2019).

Padahal menurut hasil Rapat Kerja Nasional PDIP dan Rapat Kerja Daerah PDIP Jatim, DPC PDIP di level kabupaten/kota harusnya menggelar sosialisasi mekanisme pemilihan Ketua DPC, dengan menerangkan gamblang Peraturan PDIP No. 28/2019.

Bahkan ada pula PAC yang tidak menggelar rapat sebagai persiapan Rakercab, seperti Kecamatan Bulak.

Halaman
12
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved