Berita Viral

Kronologi Seorang Gadis di Sulawesi Selatan Nekat Bunuh Diri Lantaran Uang Panaik Kurang Rp 5 Juta

Kronologi Seorang Gadis di Sulawesi Nekat Bunuh Diri Lantaran Uang Panaik Kurang Rp5 Juta

Kronologi Seorang Gadis di Sulawesi Selatan Nekat Bunuh Diri Lantaran Uang Panaik Kurang Rp 5 Juta
Ilustrasi
Kronologi Seorang Gadis di Sulawesi Nekat Bunuh Diri Lantaran Uang Panaik Kurang Rp5 Juta 

SURYA.co.id - Sepasang kekasih asal Sulawesi Selatan gagal melaksanakan pernikahan impian mereka lantaran lamaran sang pria ditolak oleh pihak wanita.

Tak hanya itu, seusai lamaran sang kekasih ditolak, wanita berinisial C (31) nekat mengakhiri hidupnya.

Wanita berinisial C mengakhiri hidupnya karena sang kekasih tak bisa memenuhi uang panaik sesuai dengan permintaan pihak keluarga wanita.

Di Balik Foto Viral Mobil Parkir dalam Warung Pecel Lele, Pemilik Lapak Ungkap Nasib Pengemudinya

4 Fakta Chat Mesum Whatsapp (WA) Tersebar di Grup Facebook Jombang, Kirim Foto Alat Vital Juga

Potret Pengorbanan Muzdalifah untuk Fadel Islami, Rela Wajahnya Disuntik, Lihat Perubahannya

Seorang gadis nekat bunuh diri karena lamaran sang kekasih ditolak keluarga.
Seorang gadis nekat bunuh diri karena lamaran sang kekasih ditolak keluarga. ()

Berikut kronologi lengkap gadis di Sulawesi nekat bunh diri lantaran uang panaik sang kekasih kurang, dilansir dari artikel Gris.ID yang berjudul "Kisah Cinta Berujung Tragis, Gadis di Sulawesi Nekat Bunuh Diri Gara-gara Uang Panaik Pujaan Hatinya Kurang Rp 5 Juta".

Pernikahan yang diimpikan pasangan kekasih asal Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan ini harus pupus lantaran lamaran sang pria ditolak oleh pihak keluarga wanita.

Lamaran pria ini ditolak karena tak sanggup untuk memenuhi permintaan uang panaik sebesar Rp 15 juta dari pihak keluarga wanita.

Keluarga wanita menginginkan uang panaik sebesar Rp 15 juta, tapi pria bernama Ramli (37) yang akan menikahi kekasihnya hanya memiliki uang sebesar Rp 10 juta saja.

Wanita berinisial C dilamar oleh kekasihnya, Ramli sebelum bulan Ramadan dengan uang panaik Rp 10 juta.

Hal ini dibenarkan oleh salah satu kerabat korban yang enggan disebutkan namanya.

"Awalnya dia dilamar sama pacarnya, sebelum bulan Ramadan dengan membawa uang panaik Rp 10 Juta,".

Halaman
1234
Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved