Kompaknya Forkopimda Jatim Nyanyi Bareng di Panggung HUT Bhayangkara ke 73

Kekompakan dan kebersamaan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur begitu terasa saat puncak peringatan HUT Bhayangkara ke-73

Kompaknya Forkopimda Jatim Nyanyi Bareng di Panggung HUT Bhayangkara ke 73
surabaya.tribunnews.com/fatimatuz zahro
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan, Pangdam V Brawijaya Mayjend Whisnoe PB, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, dan Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Timur kompak menyanyikan lagu bareng di panggung utama HUT Bhayangkara Ke 73, di Lapangan Kodam, Rabu (10/7/2019). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kekompakan dan kebersamaan di antara jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur begitu terasa saat puncak peringatan HUT Bhayangkara ke-73 di Lapangan Kodam Brawijaya, Rabu (10/7/2019) malam.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan, Pangdam V Brawijaya Mayjend Whisnoe PB, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, dan Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Timur kompak menyanyikan lagu bareng di panggung utama HUT Bhayangkara Ke 73.

Dua lagu sukses mereka nyanyikan untuk menghibur ribuan masyarakat yang berkumpul di Lapangan Kodam. Mulai lagu pertama berjudul Rumah Kita yang sengaja dinyanyikan untuk mengajak masyarakat untuk cinta pada rumahnya yaitu Indonesia, hningga lagu kedua bertajuk Ku Tak Bisa yang sukses membuat para penonton larut ikut menyanyi bersama Forkopimda Jawa Timur.

Gubernur Khofifah menyatakan bahwa HUT Bhayangkara ke 73 ini begitu terasa kebersamannya. Bahkan seluruh Forkopimda hadir sejak pagi mengikuti rangkaian kegiatan ini bersama-sama.

"Ide nyanyi bareng itu tadi dari Pak Kapolda. Aku juga nggak tau ternyata tadi ada warna-warna bagian nyanyinya ini siapa, siapa. Tapi saya rasa ini kebersamaan yang sangat indah. Apalagi masyarakat menyambut lebih indah," ucap Khofifah.

Gubernur perempuan pertama Jawa Timur ini mengatakan kebersamaan ini diharapkan jadi referensi bagi masyarakat secara luas. Bahwa kolektivitas dari seluruh pimpinan tertinggi di Jawa Timur bisa menular hingga ke bawah.

"Saya harap ini akan jadi referensi bahwa kolektivitas dari seluruh pimpinan tertinggi Jatim akan terbreakdown dalam proses kehidupan keseharian, tidak hanya di Pemprov, tapi juga Pemkab, sampai ke bawah, betapa pentingnya kebersamaan," ucapnya.

Menurut mantan Menteri Sosial ini, dengan kebersamaan bisa membangun sinergi positif supaya seluruh lembaga bisa lebih produktif dan agar bisa lebih signifikan hasilnya.

Begitu juga membangun kebersamaan bersama masyarakat. Dikatakan Khofifah, pada puncak acara HUT Bhayangkara ke 73 ini juga menunjukkan referensi bahwa antara pemimpin dan rakyat harus dekat. Yang disimbolnya malam ini dengan menyatunya para Forkopimda Jawa Timur dengan seluruh elemen masyarakat.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan bahwa HUT Bhayangkara ke 73 ini spesial. Ini baru kali pertama HUT Bhayangkara namun dirayakan di Lapangan Kodam Brawijaya.

"Ini pertama kali HUT Bhayangkara di Lapangan Kodam. Ini adalah bentuk sinergi kita dengan Kodam," katanya.

Selain itu ia mengucapkan terima kasih atas seluruh masyarakat Jawa Timur yang datang ke Lapangan Kodam dan merayakan bersama dalam kebersamaan.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved