Habib Rizieq Harus Bayar Denda Rp 550 Juta jika Ingin Tinggalkan Arab Saudi, Ini Penjelasan Kedubes

Pemimpin Front Pembela Islam ( FPI) Habib Rizieq Shihab harus membayar denda Rp 550 juta jika ingin keluar dari Arab Saudi.

Habib Rizieq Harus Bayar Denda Rp 550 Juta jika Ingin Tinggalkan Arab Saudi, Ini Penjelasan Kedubes
(KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO)
Pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab tiba di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/1/2017). Rizieq diperiksa oleh Subdirekorat Fiskal, Moneter, dan Devisa Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, terkait ucapannya soal gambar palu arit di logo Bank Indonesia dalam lembaran uang rupiah. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Pemimpin Front Pembela Islam ( FPI) Habib Rizieq Shihab harus membayar denda Rp 550 juta jika ingin keluar dari Arab Saudi.

Denda sebesar itu untuk lima orang. 

Sebab, Habib Rizieq selama tinggal di Arab Saudi didampingi empat orang.

"Satu orang (dendanya) Rp 110 juta. Kalau lima orang, ya tinggal kalikan saja," kata Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel.

Berikut alasan Habib Rizieq harus membayar denda sebesar itu berdasarkan penjelasan Agus Maftuh.

Agus menjelaskan Habib Rizieq diwajibkan membayar denda terkait aturan overstay atau tinggal di suatu tempat lebih lama dari masa yang diizinkan.

"Iya (ada halangan). Bayar denda overstay. Saudi menyebutnya gharamah," ujar Agus saat dihubungi Kompas.com (jaringan SURYA.co.id), Rabu (10/7/2019).

Menurut Agus, Habib Rizieq harus membayar denda overstay lebih dulu sebagai syarat agar dapat kembali ke Indonesia.

Ia juga mengatakan visa yang dimiliki Habib Rizieq telah habis masa berlakunya pada pertengahan 2018.

Sementara visa yang diajukan Habib Rizieq berjenis multiple entry.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved