Demokrat Jawa Timur Gelar Tahlil 40 Hari Meninggalnya Ani Yudhoyono

Partai Demokrat Jawa Timur menggelar doa dan tahlil untuk memperingati 40 hari meninggalnya Ibu Ani Yudhoyono, Rabu (10/7/2019).

Demokrat Jawa Timur Gelar Tahlil 40 Hari Meninggalnya Ani Yudhoyono
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Kader Partai Demokrat di Jawa Timur menggelar tahlil untuk memeringati 40 hari meninggalnya Ani Yudhoyono, Rabu (10/7/2019) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Partai Demokrat Jawa Timur menggelar doa dan tahlil untuk memperingati 40 hari meninggalnya Ibu Ani Yudhoyono, Rabu (10/7/2019).

Berlangsung di Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur, Surabaya, acara ini diisi dengan pembacaan Yasin, Tahlil, dan doa bersama.

Berlangsung sejak pukul 18.00, ratusan kader hingga pengurus baik di provinsi maupun kabupaten/kota hadir pada acara ini.

"Alhamdulillah, acara ini bisa diikuti oleh kader Partai Demokrat yang ada di provinsi maupun kader kabupaten/kota. Mulai dari Madura, Probolinggo, hingga Pacitan hadir," kata Sekretaris DPD Demokrat Jatim, Renville Antonio di sela acara tersebut.

Acara ini digelar atas inisiatif para kader di Jatim. "Hari ini juga digelar doa dan Tahlil di Cikeas (kediaman Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Umum Demokrat). Namun, kami meminta izin untuk fokus di Jatim dengan pengurus dan kader yang ingin berdoa bersama di sini," kata Renville.

Sejumlah Elit Demokrat hadir di acara ini. Selain Renville, ada Sri Subiati (Bendahara DPD Demokrat Jatim), Maskur (Wakil Ketua DPD Demokrat Jatim), Agus Dono (Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim), hingga Achmad Iskandar (Wakil Ketua DPRD Jatim dari Demokrat). Sementara itu, Ketua DPD Demokrat Jatim, Soekarwo (Pakde Karwo) hadir di Cikeas.

Renville menjelaskan, Ani Yudhoyono merupakan teladan banyak ibu di Indonesia, termasuk kader Demokrat. Pernah berperan sebagai ibu negara, Ani tak lupa untuk menyelesaikan tugas sebagai istri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan juga ibu dari dua anak, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhi Baskoro Yudhoyono.

"Beliau sosok ibu yang luar biasa. Beliau selalu setia mendampingi suami dimanapun berada dan dalam keadaan apapun," kata Renville.

Bukan hanya itu, Ani Yudhoyono juga banyak memberikan ide pemikiran kepada SBY, terutama kala SBY masih menjabat sebagai Presiden RI keenam (2004-2009 dan 2009-2014) lalu. "Bukan sekadar mendampingi, Ibu Ani juga memberikan kontribusi dengan ide dan pemikiran, utamanya untuk bangsa dan negara," kata Renville.

Renville yang juga Anggota DPRD Jatim dari Fraksi Partai Demokrat ini lantas mencontohkan beberapa di antaranya. Misalnya, Mobil Pintar dan Rumah Pintar yang diinisiasi dan dimotori untuk berdiri di seluruh Indonesia.

Tujuannya, anak-anak sekolah semakin banyak yang mendapat akses ke dunia pendidikan, senang membaca, sekaligus menambah khazanah pengetahuan. Rumah Pintar ini pun telah dibangun di pelosok tanah air.

Ada pula Gerakan Tanam dan Pelihara 10 juta Pohon di Indonesia. Gerakan ini mendapat apresiasi dari The United Nations Program (UNEP).

Atas jasanya, Ani Yudhoyono pun mendapatkan penghargaan Certificate of Global Leadhership. "Itu baru sebagian. Masih banyak lagi ide dan gagasan beliau yang akan selalu dikenang oleh masyarakat Indonesia," kata Renville.

Tak hanya oleh masyarakat umum, kader internal Demokrat pun begitu mengidolakan putri dari alm Letjend TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo ini. Ani Yudhoyono dikenal dekat dengan para kader partai berlambang bintang mercy ini.

"Beliau juga sosok yang sangat perhatian kepada para kader Partai Demokrat. Ini berlaku untuk seluruh kader, siapa pun kadernya," kenang Renville. 

Ani Yudhoyono Pernah Beri Tugas untuk Cucunya Sebelum Meninggal, Aliya Rajasa Janjikan Hal ini

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved