Berita Gresik

Polres Gresik Ajak Pimpinan Parpol, Penyelenggara Pemilu dan Ormas Ciptakan Perdamaian Pasca Pemilu

Forkopimda Gresik bersama ketua partai Politik, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan KPU Kabupaten Gresik melakukan ikrar bersama untuk menciptakan

SURYA.co.id | Gresik - Forkopimda Gresik bersama ketua partai Politik, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan KPU Kabupaten Gresik melakukan ikrar bersama untuk menciptakan Gresik yang aman, damai dan sejahtera.

Para pimpinan partai politik berkomitmen di Kabupaten Gresik terlihat guyup rukun memaparkan tekad dan komitmennya untuk menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia menuju masyarakat aman, damai dan sejahtera

Pimpinan partai politik yang hadir diantaranya Ketua DPD Golkar sekaligus Ketua DPRD Gresik Achmad Nurhamim, Ketua DPC PPP Ahmad Nadir, Ketua DPC Partai Gerindra dr Asluchul Alif Maslichan, Ketua DPC PKB Moh Qosim, perwakilan DPC Nasdem, DPC PAN Khamsun, perwakilan Ketua DPC PDIP dan Ketua PKS.

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim mengatakan bahwa pertemuan ini sangat bermanfaat bisa menyejukkan suasana Gresik. Sebab, semua pimpinan partai politik hadir bersama penyelenggara Pemilu yaitu Bawaslu dan KPU Kabupaten Gresik. Selain itu juga tokoh agama dan MUI juga hadir.

"Beliau (Pak Kapolres) ini sedia payung sebelum hujan. Saya bandingkan dengan kabupaten lain, Gresik luar biasa lebih tentram," kata Qosim, Senin (8/7/2019).

Lebih lanjut, Qosim mengatakan bahwa Gresik dapat menjadi contoh bagi kabupaten kota dan lainnya, sebab para pimpinan partai politik, penyelenggara pemilu dan ormas guyub rukun menciptakan suasana yang adem ayem dan tentram.

"Tadi dalam deklarasi damai, tim kosong satu dan kosong dua hadir. Dan yang membacakan ikrar perdamaian dari tim kosong dua. Maka insyaallah Gresik bisa menjadi contoh bagi kabupaten kota lainnya," katanya.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro mengatakan bahwa pertemuan ini untuk menatap masa depan Bangsa Indonesia pasca pemilu serentak 2019 sehingga perlu seluruh masyarakat, pimpinan partai politik, penyelenggara pemilu dan tokoh masyarakat untuk menciptakan suasana perdamaian dengan penuh persaudaraan dan persahabatan.

"Masih banyak permasalahan yang perlu dihadapi bersama, mulai ideologi, ekonomi, sosial dan budaya yang harus dihadapi bersama-sama," kata Wahyu.

Okeh karena itu, Polres Gresik menggelar berbagai kegiatan bersama para pimpinan partai politik, penyelenggara pemilu yaitu Bawaslu dan KPU Kabupaten Gresik serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Kegiatan tersebut berupa senam bersama, ikrar perdamaian, pelepasan balon dan pelepasan burung merpati. (ugy/Sugiyono).

Penulis: Sugiyono
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved