Berita Blitar

Cabang Dinas Larang Kepala SMA/SMK di Blitar Paksa Wali Murid Beli Seragam di Sekolah

Bisa beli di toko, pasar, atau di mana saja. Kami melarang sekolah memaksa wali murid harus beli seragam di sekolah

Cabang Dinas Larang Kepala SMA/SMK di Blitar Paksa Wali Murid Beli Seragam di Sekolah
surya/ahmad zaimul haq
Ilustrasi pembuatan seragam sekolah 

SURYA.co.id | BLITAR - Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Kota/Kabupaten Blitar memperkirakan pembagian bantuan kain seragam untuk siswa SMA dan SMK masih lama.

Untuk itu, kalau orang tua siswa ingin membeli seragam sendiri dulu untuk anak-anaknya, cabang dinas mempersilakannya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Kota/Kabupaten Blitar, Trisilo Budi Prasetyo, para siswa baik sekolah negeri dan swasta memang akan mendapat bantuan seragam dari Provinsi Jatim.

Provinsi Jatim memberikan bantuan seragam sebanyak dua setel, yaitu, seragam abu-abu dan pramuka.

Tetapi, bantuan seragam masih berupa kain, tidak pakaian jadi.

Menurutnya, saat ini, pengadaan bantuan seragam masih proses lelang.

Dia belum tahu kapan proses lelang pengadaan bantuan seragam selesai.

"Kapan proses lelangnya selesai itu kami belum tahu, apakah dua bulan atau tiga bulan lagi. Bantuan seragam berupa kain, biaya jahit ditanggung wali murid," kata Trisilo, Selasa (9/7/2019).

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Kota/Kabupaten Blitar, Trisilo Budi Prasetyo.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Kota/Kabupaten Blitar, Trisilo Budi Prasetyo. (surya.co.id/samsul hadi)

Dikatakannya, pembagian bantuan seragam dipastikan belum bisa dilakukan bersamaan dengan siswa masuk sekolah di tahun ajaran baru.

Untuk itu, dia mempersilakan kalau wali murid ingin membeli seragam sendiri untuk anaknya.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved