Berita Pasuruan

Satreskrim Polres Pasuruan Tangkap Empat Tersangka Jaringan Curat dan Curanmor

Empat tersangka ini merupakan jaringan curanmor dan curat motor. Mereka berkeliaran di sejumlah wilayah di Pasuruan.

Satreskrim Polres Pasuruan Tangkap Empat Tersangka Jaringan Curat dan Curanmor
surya.co.id/galih lintartika
Jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan pemberatan (curat) motor yang ditangkap Satreskrim Polres Pasuruan 

SURYA.co.id | PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan kembali menangkap jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan pemberatan (curat) motor yang sering beroperasi di wilayah hukum Polres Pasuruan.

Korps Bhayangkara menangkap otak pencurian, yang membantu dan penadahnya.

Ada empat tersangka yang diamankan.

Mereka adalah EH, sebagai otak curat dan curanmor.

FH, yang membantu tersangka EH, dan S dan MS sebagai penadah.

Wakapolres Pasuruan Kompol Supriyono mengatakan, empat tersangka ini merupakan jaringan curanmor dan curat motor.

Mereka berkeliaran di sejumlah wilayah di Pasuruan.

"Mereka hunting keliling Pasuruan. Tapi, yang sering jadi lokasi aksi curat dan curanmor mereka di kawasan Prigen, Pandaan dan Rembang," kata Supriyono, saat konferensi pers, Senin (8/7/2019) siang.

Supriyono menjelaskan, sebelum beraksi, mereka menentukan gambaran sepeda motor yang akan menjadi sasaran.

Mereka biasanya sudah memetakan potensi kerawanan lokasi di sekitarnya.

"Kami masih kembangkan. Jaringan ini terstruktur dan terencana. EH yang nyuri sama FH, nanti sepedanya dijual ke S dan MS dengan harga di kisaran per motor Rp 3 juta bisa lebih, tergantung sepeda motornya," paparnya.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Putu Prima YP menjelaskan, mereka ini spesialis.

Sudah puluhan TKP, yang pernah menjadi lokasi pencurian mereka.

Kata dia, mereka ini rata-rata menjual sepeda motor hasil curian.

"Mereka kalau beraksi di parkiran rumah yang kebetulan parkirannya di luar. Hasil penjualan barang curian mereka gunakan untuk kehidupan keluarga sebagian dan sebagian untuk pesta sabu. Kami masih dalami kembali dan pasti akan kami kembangkan," pungkas dia.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved