Berita Gresik

Pria ini Tega Menjerat Leher Teman, lalu Pukul dengan Palu, setelah Tewas Motornya Dibawa Kabur

Fajar Aditya Putra (20) tergolong pria sadis. Betapa tidak gara-gara tepergok mencuri di rumah temannya, pelaku nekat membunuhnya.

Pria ini Tega Menjerat Leher Teman, lalu Pukul dengan Palu, setelah Tewas Motornya Dibawa Kabur
SURYAOnline/Sugiyono
DITAHAN - Terdakwa Fajar Aditya Putra kembali ditahan seusai menjalini persidangan¬† di PN Gresik, Senin (8/7/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Fajar Aditya Putra (20) tergolong pria sadis. Betapa tidak gara-gara tepergok mencuri di rumah temannya, warga Jl Kupang Krajan, Surabaya ini, nekat membunuhnya.

Andre Putra Hariyono yang tak lain adalah temannya sendiri, dibunuh menggunakan kabel cas dan palu saat tepergok mencuri ponsel milik temannya itu. Setelah korban dipastikan tewas pelaku kabur membawa motor milik korban.

Hal diungkap Jaksa penuntut umum (KPU) Kejari Gresik Beatrix Novi Temmar dalam sidang di Pengadilan Gresik, Senin (8/7/2019).

Dalam berkas dakwaan diuraikan  bahwa terdakwa Fajar sengaja datang ke rumah korban yaitu almarhum Andre Putra Hariyono, yang bekerja sebagai driver online. Terdakwa datang bermaksud mencuri ponsel korban seuusai pesta karaoke di Surabaya.

Namun, aksi tersebut terpergok korban saat terbangun dari tidur. Kemudian, terdakwa mengambil kabel cas untuk menjerat leher korban yang warga Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Gresik pada 10 Maret 2019, pukul 4.00 WIB dini hari.

"Terdakwa melilitkan kabel cas di leher korban. Kemudian memukul menggunakam tangan. Melihat korban masih melawan, korban langsung mengambil palu dan menghantamkan ke kepala korban bagian kanan di bawah telinga sebanyak lima kali," kata Beatrix, Senin (8/7/2019).

Setelah melihat korban Andre masih sekarat, terdakwa masih nekat menduduki tubuh korban sambil memukul menggunakan kedua tangannya.

Selanjut, mengambil ponsel korban dan kabur menggunakan motor Honda Vario Nopol L 4075 WR milik korban.

Dari berkas dakwaan jaksa tersebut, terdakwa Fajar Aditya Putra tidak mengenalnya. Sehingga, dalam perkara itu terdakwa dikenakan Pasal 365 ayat (3) KUHP.

Sidang yang dipimpin majelis hakim PN Gresik Rina Indrajanti ditunda pekan depan dengan agenda keterangan para saksi. 

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved