Grahadi

Pemprov Jatim

Pemprov Tambah SMKN BLUD Plus di Pacitan, SMKN 2 Donorojo Miliki Produk Unggulan Pengolahan Kelapa

Pemprov kembali menambah satu sekolah SMKN BLUD Plus di Kabupaten Pacitan, yakni SMKN 2 Donorojo Pacitan.

Pemprov Tambah SMKN BLUD Plus di Pacitan, SMKN 2 Donorojo Miliki Produk Unggulan Pengolahan Kelapa
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam sebuah kesempatan. 

SURYA.CO.ID |SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus melakukan upaya mendorong peningkatan kualitas pendidikan kejuruan dan vokasi atau SMK.

Kini di Jatim terdapat 20 SMKN yang sudah berbentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Pemprov kembali menambah satu sekolah SMKN BLUD Plus di Kabupaten Pacitan, yakni SMKN 2 Donorojo Pacitan.

Khofifah berharap dengan adanya BLUD Plus ini bisa memberikan multi efek khususnya dalam hal peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menjadi PR utama di Jawa Timur.

Khofifah mengatakan, program BLUD sendiri sejak lama digalakkan Pemprov Jatim. Namun yang berbeda dengan program BLUD Plus baru satu yang ada dan dibantu oleh pihak swasta, yakni Yayasan Pendidikan Astra - Michael D. Ruslim (YPA-MDR).

"BLUD Plus yang merupakan pertama kali di Jawa Timur ini, diharapkan ada sesuatu yang memberi signifikansi terhadap PR (pekerjaan rumah) Jawa Timur hari ini yaitu meningkatkan IPM," terang Gubernur Khofifah, Senin (8/7/2019).

Dirinya mencotohkan, berdasarkan data rata-rata lama sekolah siswa di Kab. Pacitan  7,19. Nilai itu tidak jauh dengan rata-rata lama sekolah di Jawa Timur yaitu 7,34.

Hal itu secara langsung berdampak pada nilai IPM di Jatim. Oleh sebab itu, sebut Gubernur Khofifah, dibutuhkan kerja ekstra semua pihak untuk bisa mendongkrak IPM di Jatim.

"Kita membutuhkan strong partnership dengan semua pihak, private sector maupun elemen strategis seperti pemkab dan pemkot, disertai kerja keras untuk mendongkrak IPM Jawa Timur," ujarnya.

Kerja ekstra yang dimaksud, terang Gubernur Khofifah, termasuk tidak menutup pintu kerjasama dengan pihak luar. Tujuan utamnya tidak lain untuk percepatan pertumbuhan IPM.

"Jika ada private sector yang ikut menyisir kerjasama dengan pemkab/pemkot rasanya akan mendorong percepatan peningkatan IPM Jatim," katanya.

Lebih lanjut ia berharap agar YMA-MDR bisa melakukan pendampingan program hingga tuntas. Mulai dari proses pelatihan, pengolahan, hingga persiapan pemasaran baik kepada siswa pelatihan maupun masyarakat sekitar.

"Saya yakin bahwa dari keluarga besar Astra, akan melakukan pendampingan sampai tuntas. Tuntas yang dimaksudkan adalah jejaring marketnya juga," ungkapnya.

Lantaran sudah berbentuk BLUD, ke depan SMKN 2 Donorojo Pacitan didorong untuk memiliki produk unggulan yang rencananya dibantu Astra dalam memasarkannya. Khususnya produk pengolahan buah kelapa lokal menjadi komoditi bernilai jual tinggi.

Sebagai langkal awal, telah dibuka satu jurusan baru yaitu Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) yang salah satu produk utamanya adalah Virgin Coconut Oil (VCO).

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved