Berita Surabaya

Kejati Jatim Jamin Warga yang Sudah Beli Lahan di YKP Tak akan Disita, Dengan Catatan Ini

Kejati Jatim memastikan penyidikan kasus dugaan kasus korupsi YKP tidak akan merugikan masyarakat.

Kejati Jatim Jamin Warga yang Sudah Beli Lahan di YKP Tak akan Disita, Dengan Catatan Ini
SURYAOnline/ahmad zaimul haq
Kawasan perumahan YKP Dharma Husada dekat kampus Unair, Senin (1/4/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penyidikan dugaan kasus korupsi yang menjerat Yayasan Kas Pembangunan (YKP) terus dilakukan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim. Kendati demikian, Kejati Jatim memastikan penyidikan kasus tersebut tidak akan merugikan masyarakat.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, Didik Farkhan Alisyahdi, mengatakan aset tanah milik YKP maupun PT YEKAPE yang sudah dibeli ke pihak lain atau dalam hal ini masyarakat tetap aman. Didik menuturkan Kejati Jatim memastikan tidak akan ada menyita aset yang telah dibeli masyarakat tersebut.

“Kalau sudah beralih atau dijual dan sah menurut hukum, ya tidak dipermasalahkan. Kami hanya mengejar aset yang sisa dan yang dikelola, bukan yang sudah dibeli masyarakat,” kata Didik, Senin (8/7/2019).

Didik menegaskan pihaknya tidak akan mempermasalahkan aset yang sudah dijual maupun di beli pihak lain.

Bahkan pihaknya memastikan saat ini Kejaksaan hanya mengejar aset sisa yang dimiliki YKP maupun PT YEKPAE dan juga mengejar aset yang masih dikelola.

“Tidak mungkin orang yang sudah beli, terus diambil lagi dan menyita. Bisa-bisa kami yang digugat orang banyak,” sambungnya.

Apalagi kalau sudah lunas dan proses maupun sudah bersertifikat, Didik memastikan tidak ada penyitaan aset dari Kejaksaan.

“Silahkan saja, itu hak dia. Bahkan kalau pun ada yang sudah berjalan (kredit) separuh, itu haknya dan teruskan. Kalau mungkin penyerahan (ke Pemkot), kan nanti bayarnya tidak lagi ke yang menguasai sebelumnya, tapi ke Pemkot Surabaya sebagai pemegang saham,” tegasnya.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved