Berita Tulungagung

Jelang Pilkades Serentak, Warga Mulai Menangkap Terduga Pelaku Politik Uang

Politik uang tidak masuk dalam ranah judi, meski pelaku di belakangnya adalah para botoh atau penjudi. Politik uang bisa dijerat pasal 149 KUHP

Jelang Pilkades Serentak, Warga Mulai Menangkap Terduga Pelaku Politik Uang
SURYA.co.id/David Yohanes
Kapolres Tulungagung, Komandan Kodim 0807 Tulungagung dan Plt Bupati Tulungagung memeriksa pasukan pengamanan Pilkades serentak. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, warga menangkap terduga pelaku politik uang.

Tiga orang ditangkap di Desa Blimbing, Kecamatan Rejotangan karena diduga akan membagi-bagikan uang.

Hal serupa juga terjadi di Desa Mulyosari, Kecamatan Kauman dan di Besuki.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP hendro Tri Wahyono mengakui tiga kejadian tersebut.

Namun semua upaya tangkap tangan yang dilakukan warga tidak berlanjut ke ranah hukum.

“Warga belum melaporkan kejadian itu, kemudian diselesaikan dengan cara kekeluargaan,” terang Hendro, Senin (8/7/2019) saat persegeseran pasukan pengamanan Pilkades serentak, di GOR Lembu Peteng.

Namun kejadian itu tetap menjadi perhatian jajaran Satuan Reskrim Polres Tulungagung.

Masih menurut Hendro, ada temuan uang beberapa ratus ribu rupiah dari para terduga ini.

Namun uang-uang itu belum sempat dibagikan, sehingga belum memenuhi unsur suap.

“Kami mengingatkan masyarakat, politik uang bisa dijerat dengan undang-undang,” tegas Hendro.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved