Berita Surabaya

Hamil 2 Minggu, CJH Wanita Asal Sumenep Batal Berangkat Haji

Seorang calon jamaah haji (CJH) wanita asal Sumenep Madura harus menunda keberangkatannya ke Tanah Suci lantaran hamil dua minggu

Hamil 2 Minggu, CJH Wanita Asal Sumenep Batal Berangkat Haji
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
ILustrasi - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyambut kedatangan para calon jemaah haji (CJH) Kloter 1 di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya, Jumat (5/7/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Seorang calon jamaah haji (CJH) wanita asal Sumenep Madura harus menunda keberangkatannya ke Tanah Suci. Perempuan bernisial HF (33) harus menunda keberangkatannya untuk pergi haji lantaran diketahui positif hamil.

Kehamilan tersebut diketahui saat HF menjalani pemeriksaan akhir di Hall Mina Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Minggu (7/7/2019). Wakil Kepala Bidang Kesehatan Embarkasi Surabaya Acub Zaenal Amoe mengatakan setelah dinyatakan positif hamil, HF harus menunda keberangkatannya.

"Jamaah kloter tujuh, karena umur kehamilannya kurang dari 14 minggu maka akan ditunda keberangkatannya," kata Acub Zaenal, Senin (8/7/2019).

Dari pemeriksaan tersebut diketahui usia kehamilan HF saat ini dua minggu.

Terkait dengan penundaan keberangkatan haji, Acub menjelaskan sesuai dengan regulasi usia kehamilan dalam penerbangan.

Penundaan tersebut akan dilakukan hingga usia kandungan layak untuk terbang berangkat ke Tanah Suci.

Hal ini dikarenakan resiko menganggu kesehatan kehamilan hingga bisa mengakibatkan keguguran.

"Syarat layak terbang 14 minggu hingga 26 minggu yang bisa layak terbang," kata Acub.

Setelah mengikuti pemeriksaan, HF kemudian dirujuk ke dokter spesialis kandungan untuk menjalani pemeriksaan USG.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved