Potret

Aninditya Ardhana Riswari: Pemerataan Sekolah Tidak hanya Kualitas tapi Kuantitas

Guru dan orang tua, lanjutnya, harus saling bersinergi untuk menjembatani siswa dalam pendidikan.

Aninditya Ardhana Riswari: Pemerataan Sekolah Tidak hanya Kualitas tapi Kuantitas
foto: istimewa
Aninditya Ardhana Riswari 

Surya.co.id | SURABAYA - Aninditya Ardhana Riswari, mahasiswi fast track Universitas Airlangga, menyayangkan adanya ketimpangan jumlah siswa baru di beberapa sekolah di Surabaya.

Sosok yang juga terlibat sebagai relawan kelompok belajar di Jalan Srilanka Timur ini menuturkan bahwa pemerataan sekolah bukan hanya tentang kualitas, melainkan juga kuantitas.

"Konsep zonasi menurut saya sudah baik, karena memang tujuannya memeratakan sehingga semua sekolah bisa sama-sama unggul. Namun, dalam eksekusi di lapangan harus diperbaiki," tutur Anin.

Jumlah siswa yang sedikit, lanjutnya, memang memiliki dampak positif dan negatif. Dalam hal ini, tergantung bagaimana siswa manjalaninya. Tentunya, dengan support guru dan orang tua.

"Misalnya, bangunan sekolah bisa didesain nyaman untuk siswa sehingga meskipun siswa yang bersekolah hanya sedikit, namun tetap nyaman dan mereka senang menimbah ilmu," tutur mahasiswi yang sedang mengerjakan tesis ini.

Jumlah siswanya sedikit atau banyak, Aninditya menuturkan, para siswa harus tetap menuntut ilmu bagaimana mestinya.

"Yang perlu ditekankan kepada para siswa adalah bagaimana mereka menyerap ilmu daripada membandingkan jumlah teman mereka di sekolah lain. Usahakan bersekolah menjadi fase yang menyenangkan bagi mereka," papar Anin.

Guru dan orang tua, lanjutnya, harus saling bersinergi untuk menjembatani siswa dalam pendidikan.

"Pokoknya, bagiamana anak-anak bisa belajar dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved