Sutopo Purwo Meninggal Dunia

Sutopo Purwo Meninggal - Ini Perjuangan Sutopo Melawan Kanker Paru, Sempat Menganggap Sakit Biasa

Perjuangan Sutopo Melawan Kanker Paru, Sempat Menganggap Sakit Biasa hingga Nangis saat Ingat Anak

Sutopo Purwo Meninggal - Ini Perjuangan Sutopo Melawan Kanker Paru, Sempat Menganggap Sakit Biasa
Warta Kota/Henry Lopulalan
Perjuangan Sutopo Melawan Kanker Paru, Sempat Menganggap Sakit Biasa hingga Nangis saat Ingat Anak 

SURYA.co.id - Sutopo Purwo Nugroho dapat dikatakan sebagai orang yang tak pernah menyerah dengan penyakitnya semasa hidup.

Namun, meski telah berjuang hingga melakukan pengobatan ke Guangzhou, China, takdir Tuhan berkehendak lain.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Pusdatinmas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meninggal dunia saat melakukan pengobatan di Guangzhou, China, Minggu (7/7/2019) pukul 02.20 waktu setempat.

Sutopo Purwo Nugroho Meninggal Dunia saat Jalani Pengobatan Kanker Paru di Guangzhou China

Ketakutan Sutopo Purwo Nugroho Terungkap Dalam Isi Diary 24 Tahun Silam, Bukan Soal Penyakit Kanker

5 Fakta Sutopo Purwo Nugroho, Masuk SD Usia 8 Tahun, Kini Kariernya Sukses & Sempat Dipanggil Istana

Berita mengenai kepergian Sutopo Purwo, pertama kali beredar di grup pesan WhatsApp Medkom Bencana-7 berisi staf Humas BNPB dan awak media yang dibagikan pada Minggu (7/7/2019) pukul 05.21 WIB.

"Inna lillahi wa inna ilayhi raji'un. Telah Berpulang ke Rahmatullah Bapak Sutopo Purwo Nugroho, pada hari Minggu, 7 July 2019, sekitar pukul 02.20 waktu Guangzhou atau sekitar pukul 01.20 WIB," pesan yang beredar di grup WhatsApp.

Kepala Bidang Humas BNPB Rosita mengatakan kabar meninggalnya Sutopo diterimanya dari pihak keluarga secara langsung dari istri Sutopo maupun melalui akun twitter putranya.

"Pak Sutopo meninggal dunia saat sedang menjalani pengobatan penyakit kanker yang dideritanya di St Stamford Modern Cancer Hospital, Guangzhou, China, sejak 15 Juni 2019 yang lalu. Kanker yang dideritanya telah menyebar ke tulang dan beberapa organ vital tubuh," kata Rita dalam keterangannya yang diterima Tribunnews.com, Minggu (7/7/2019) pagi.

Rita mengatakan, sejak Sutopo divonis kanker Desember akhir 2017, Sutopo masih terus gigih dalam melakukan upaya pengobatan maupun dalam menginformasikan berbagai kejadian bencana yang terjadi di Indonesia selama 2018 hingga pertengahan 2019.

Bahkan Sutopo masih sempat melakukan konferensi pers secara bersinambungan pada saat terjadi bencana gempabumi Lombok dan gempabumi Palu ditengah rasa sakit yang menderanya.

"Kami, kita semua merasa kehilangan Pak Sutopo. Sosok yang terdepan dan gigih dalam menyampaikan informasi bencana di Indonesia. Semoga amal ibadah almarhum selama hidupnya diterima di sisi Allah SWT dan bagi keluarga yang ditinggalkan agar tabah dan sabar dalam menghadapi musibah ini," kata Rita.

Halaman
1234
Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved