Berita Bangkalan Madura

Kabar Terkini terkait Pengadaan Lahan TPA Baru di Bangkalan Madura

Dalam lima tahun terakhir, Pemkab Bangkalan terus berupaya mendirikan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Baru.

Kabar Terkini terkait Pengadaan Lahan TPA Baru di Bangkalan Madura
SURYAOnline/ahmad faisol
TPA di Desa Buluh Kecamatan Socah sudah tidak memadai dan overload untuk menampung sampah. 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Dalam lima tahun terakhir, Pemkab Bangkalan terus berupaya mendirikan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Baru. Namun, hingga kini lokasi lahan baru belum menemui titik kejelasan.

TPA lama di Desa Buluh Kecamatan Socah seluas 2,5 hektare sudah tak mampu menampung. Akibatnya, Kabupaten Bangkalan selalu gagal dalam penilaian Adipura beberapa tahun terakhir.

Kepala Dinas Lingkungam Hidup (DLH) Kabupaten Bangkalan, Hadari mengungkapkan, saat ini pihaknya masih menentukan langkah dalam proses pencarian calon-calon lahan untuk lokasi TPA Baru.

"Kami masih dalam proses pencarian lahan. Ada sekian alternatif yang akan disosialisasikan. Ini tidak mudah karena harus serasi dengan rancana tata ruang wilayah (RT/RW)," ungkap Hadari kepada Surya, Minggu (7/7/2019).

Harapan terealisasinya TPA Baru sempat mengemuka di awal 2018. Pemkab Bangkalan telah menentukan titik lahan di Kecamatan Tragah seluas kurang lebih 10 hektare.

Feaslibility Study (FS) pun telah dilakukan. Bahkan Detailed Engineering Design (DED) berikut UKL/UPL siap diorbitkan. Tinggal menunggu penunjukan lokasi dari Pemprov Jatim. Namun akhirnya gagal di pertengahan 2018.

Atas kegegalan pengadaan TPA Baru, Hadari menjelaskan DLH Bangkalan saat ini tengah melakukan identifikasi-identifikas guna menentukan langkah-langkah.

"Standarisasi sarana dan prasarana yang sesuai keriteria dalam pembangunan TPA nanti akan diverifikasi, difasilitasi, bahkan akan ada kontribusi dari Pemprov dan Pusat," jelasnya.

Catatan Surya di tahun 2013, peningkatan volume sampah mencapai 8 persen per hari. Pada tahun 2014, volume sampah telah menyentuh angka 200 meter kubik.

Seiring bertambahnya populasi penduduk dan menjamurnya kawasan kuliner paska diresmikannya Jembatan Suramadu.

Peraturan Bupati (Perbup) Bangkalan Nomor 47 Tahun 2018 Tentang Kebijakan dan Strategi Kabupaten Bangkalan dalam Pengolahan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga telah diterbitkan.

Perbup tersebut diterbitkan sebagai tindak lanjut atas Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.

Pada tahun 2024, peraturan tersebut mengamanatkan, sebanyak 30 persen sampah dikelola masyarakat melalui bank sampah. Sisanya akan diangkut ke TPA.

"Saat ini, volume sampah sudah mencapai 207 meter kubik per hari. Sebanyak 70 persen merupakan sampah dari rumah tangga," pungkas Hadari.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved