Piala Indonesia 2019

Dua Kali Kandas di Semifinal, Pelatih Madura United Dejan Antonic Alasan Komposisi Pemain

Madura United kembali gagal melaju ke final Piala Indonesia setelah kalah produktivias gol tandang dari PSM Makassar leg 2

Dua Kali Kandas di Semifinal, Pelatih Madura United Dejan Antonic Alasan Komposisi Pemain
SURYAOnline/khairul amin
Dejan Antonic, pelatih Madura United (tengah) saat jumpa pers di SGMRP, Minggu (7/7/2019). Dejan beralasan komposisi pemainya 80 persen baru terkait kembali kegagalan timnya di semifinal. Sebelumnya Laskar Sape Kerrab gagal di semifinal Piala Presiden 2019 setelah dikalahkan Persebaya Surabaya. 

SURYA.co.id, PAMEKASAN – Madura United gagal melaju ke final Piala Indonesia setelah kalah produktivias gol tandang dari PSM Makassar leg 2 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Minggu (7/7/2019) sore.

Madura hanya menang 2-1. Sedang leg 1 kalah 1-0 di Makassar pada 30 Juni 2019.

Kegagalan di semifinal ini merupakan kedua kalinya bagi Madura United, setelah sebelumnya tim berjuluk Laksar Sape Kerrab itu gagal di semifinal Piala Presiden 2019 setelah disingkarkan Persebaya Surabaya.

Kembali gagal melaju ke final, disampaikan pelatih Madura United, Dejan Antonic, karena skuat tim 80 persen pemain baru.

“Kami dua kali gagal (ke final). Tapi jangan lupa, tim ini 80 persen baru. Semua pemain di sini kita cuma Beto (Alberto Goncalves) sama Jiame (Jaimerson Xavier) yang punya trofi, lain tidak ada, semua baru,  tetapi anak-anak bisa belajar dari yang ini,” terang Dejan usai laga.

Selain itu, Dejan juga akui bahwa pada laga ini tidak ada faktor keberuntungan. Sebab, secara permainan cukup mengendalikan pertandingan.

“Saya harus bilang, dari pertandingan ini kerja bagus sekali di lapangan, Kalau ada sedikit keberuntungan, pasti kami masuk ke final,” tutur pelatih 60 tahun tersebut.

Meski kembali gagal, Dejan berharap Greg Nwokolo dkk bisa segera bangkit memperbaiki keadaan.

Terdekat, Madura akan segera lakoni laga pekan kedelapan Liga 1 2019 hadapi Tira Persikabo, Jumat (12/7/2019).

“Berat sepakbola seperti ini. Bukan kalah, kami menang tetapi tidak lolos ke final. Kalau kami mau jatuh lebih, pasti ada masalah. Kami harus keluar dari masalah yang ini dan fokus sekarang ke Liga 1,” tutur pelatih asal Serbia tersebut.

Di Liga 1 2019. Madura miliki peluang besar mengejar gelar juara. Saat ini Madura berada di posisi dua klasemen sementara dengan bekal 13 poin, dengan catatan posisi pertama, Bali United sudah mainkan enam laga, sementara Madura baru lima laga.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved