Breaking News:

Piala Indonesia 2019

Alasan Pelatih Madura United Dejan Antonic terkait Timnya Gagal ke Final di Piala Indonesia 2019

Madura United gagal melaju ke final Piala Indonesia 2019 setelah kalah agregat gol tandang dari PSM Makassar.

SURYAOnline/khairul amin
Dejan Antonic, pelatih Madura United (tengah) saat jumpa pers di SGMRP, Minggu (7/7/2019).      

SURYA.co.id, PAMEKASAN – Madura United gagal melaju ke final Piala Indonesia 2019 setelah kalah agregat gol tandang dari PSM Makassar.  Leg 1 Madura kalah 1-0 saat bermain di Makassar (30/6/2019).

 Madura hanya menang 2-1 saat bermain di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Minggu (7/7/2019) sore.

Dua gol Madura dicetak oleh Aleksandar Rakic menit 33 lewat titik putih, dan Greg Nwokolo menit 58. Sementara gol PSM Makassar dicetak oleh Aaron Evans menit 83.

Agregat sama 2-2, Madura kalah produktivitas gol tandang.

Gagal lolos ke final, disampaikan pelatih Madura United, Dejan Antonic, ia menyayangkan proses terjadi gol dari PSM Makassar yang dicetak oleh Aaron Evans menit 83 karena terlalu mudah.

Aarons bisa cetak gol manfaatkan bola muntah hasil tandukan Bayu Gatra yang membentur tiang gawang Madura.

“Kami semua sedih sebelum pertandingan selesai, kami tidak fokus tertidur di belakang, satu gol rebound dan bola masuk gol dari dua meter,” terang Dejan usai laga.

Dejan menyayangkan kesalahan yang terjadi di lini belakang, sebab kesalahan harus dibayar besar tidak lolosnya Madura.

Apalagi sebelum peluang tersebut, Dejan sebut PSM Makassar tak satupun ciptakan peluang bagus.

“Sebelum itu mereka tidak ada kesempatan. Satu crossing, kami tidur, tidak ada block, tidak ada loncat. Setelah ribown pemain nomor 4 ada di depan gawang sendiri. Kami harus tetap disiplin siapapun yang ada di sana sampai bola jauh dari gawang,” tegas Dejan.

Halaman
12
Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved