Berita Surabaya

Pasar Nasabah Prioritas Bank Mandiri Di Jatim Masih Potensial

Pada semester I tahun 2019, jumlah nasabah prioritas Bank Mandiri Regional VIII/Jawa III mencapai 5.355 nasabah.

Pasar Nasabah Prioritas Bank Mandiri Di Jatim Masih Potensial
SURYA.co.id/Sri Handi Lestari
R Erwan Djoko Hermawan, Regional CEO VIII/Jawa 3 Bank Mandiri Surabaya (paling kanan) saat menyerahkan hadiah doorprize bagi para nasabah prioritas yang hadir dalam kegiatan halal bihalal untuk nasabah prioritas di ballroom Sheraton, Surabaya, Kamis (4/7/2019) malam. , Regional CEO VIII/Jawa 3 Bank Mandiri Surabaya (paling kanan) saat menyerahkan hadiah doorprize bagi para nasabah prioritas yang hadir dalam kegiatan halal bihalal untuk nasabah prioritas di ballroom Sheraton, Surabaya, Kamis (4/7/2019) malam. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Meski ada perlambatan ekonomi di semester I tahun 2019 ini, namun kinerja perbankan di Jawa Timur masih mengalami peningkatan yang cukup siginifikan.

Hal itu terlihat juga dari jumlah nasabah prioritas atau nasabah dengan nilai tabungan di atas mulai Rp 500 juta atau mulai Rp 1 miliar, sesuai ketentuan bank, yang juga terus mengalami peningkatan. Termasuk nasabah prioritas di Bank Mandiri Region VIII/Jawa III.

"Pasarnya masih sangat luas. Tentu sampai akhir tahun kami ada target peningkatan di nasabah prioritas ini," kata R Erwan Djoko Hermawan, Regional CEO VIII/Jawa III Bank Mandiri Surabaya, di sela kegiatan halal bi halal dengan nasabah prioritas, di Hotel Sheraton Surabaya, Kamis (4/7/2019) malam.

Pada semester I tahun 2019, jumlah nasabah prioritas Bank Mandiri Regional VIII/Jawa III mencapai 5.355 nasabah.

Dengan jumlah dana kelola mencapai Rp 19,5 triliun. Hingga akhir tahun, ditargetkan meningkat menjadi 5.850 nasabah dengan dana kelola bisa mencapai Rp 21,2 triliun.

Erwan optimis target tersebut bisa tercapai, mengingat kondisi ekonomi memasuki semester II ini mulai perlahan bangkit. Para pelaku usaha sudah mulai agresif berinvestasi dan mengembangkan pasarnya.

"Tentunya dari kegiatan itu, bisa menarik para pelaku usaha untuk menjadi nasabah prioritas. Meski tidak hanya pelaku usaha di sektor riil saja, tapi juga karyawan atau profesional yang memenuhi syarat Bank Mandiri untuk bisa menjadi nasabah prioritas," ungkap Erwan.

Layanan Bank Mandiri Prioritas ditujukan untuk segmen nasabah perorangan penyimpan dana dalam bentuk tabungan, deposito, giro dan produk investasi yang dikelola oleh bank dengan persyaratan tertentu.

Sementara itu, salah satu upaya yang dilakukan untuk mendorong peningkatan jumlah nasabah prioritas sekaligus memberi apresiasi terhadap mereka, adalah dengan menggelar gathering.

Seperti yang digelar di ballroom Hotel Sheraton dengan mengundang lebih dari 200 nasabah prioritas. Mereka berasal dari segmen Government, Corporate, Commercial, Small & Medium, serta Retail Banking.

Rangkaian kegiatan Halal Bihalal dengan tema “Sucikan Hati, Bersihkan Diri dengan Silaturrahmi” diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an beserta saritilawah.

Dalam sesi berikutnya, siraman rohani diisi dengan tausiyah oleh dr Agus Ali Fauzi yang dikenal dengan ceramah motivasinya dan dikaitkan dengan pendekatan kesehatan.

Dokter yang sejak 2009 menjabat sebagai Kepala Instalasi Paliatif dan Bebas Nyeri, RSUD Dr. Soetomo Surabaya, ini menyampaikan, “Mari kita menata hati, selalu bersyukur, tetap semangat dengan kebersamaan”.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved