Disnak Jatim Menjamin Kekeringan Tak Pengaruhi Stok Pakan Ternak
Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Wemmi Niamawati menjamin musim kemarau takkan membuat stok pakan ternak di Jatim terganggu.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti
SURYA.co.id | SURABAYA - Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur (Kadisnak Jatim), Wemmi Niamawati menjamin musim kemarau tidak akan membuat stok pakan ternak di Jatim terganggu.
Wemmi mengatakan, kekeringan tersebut tidak berdampak pada pakan karena Disnak Jatim telah menyosialisasikan hal tersebut sehingga para peternak sudah mengantisipasinya.
Wemmi juga mengatakan, sampai saat ini tidak ada laporan yang masuk ke Disnak Jatim terkait kematian hewan ternak akibat kekeringan.
"Para peternak juga sudah mengetahui bagaimana cara untuk mengolah pakan, mulai damen, jagung. Sehingga kalau masuk musim kemarau dan hijau-hijauan tidak ada, maka pakan olahan itu yang akan diberikan ke hewan ternak," ucap Wemmi, Jumat (5/7/2019).
Wemmi menjelaskan, saat ini jumlah populasi sapi potong, sapi perah, dan unggas di Jatim aman.
Bahkan menurut Wemmi Jatim menempati posisi pertama nasional untuk populasi sapi potong, sapi perah, dan unggas.
"Kecuali untuk domba, kambing dan broiler itu kita nomor dua dibawah Jateng," ucapnya.
Namun dari segi produksi daging, telur, dan susu, Jatim menempati urutan pertama nasional.
"Produksi daging kita 573 ribu ton pertahun, untuk telur 543 ribu ton pertahun, dan susu sebesar 530 ribun ton pertahun," ucapnya.