Lifestyle

Coffe Talk di D Journal Coffe, Pengalaman lebih dari Sekadar Ngopi, begini Serunya

Dalam Coffe Talk, pengunjung akan dikenalkan sekaligus mecoba mempraktikkan salah satu metodenya.

Coffe Talk di D Journal Coffe, Pengalaman lebih dari Sekadar Ngopi, begini Serunya
SURYAOnline/hefty's suud
Suasana Coffe Talk D Journal Coffe Pakuwon Mall Surabaya, Senin (1/7/2019). 

"Metode ini tergolong mudah. Yang penting tau nama dan fungsi alatnya," jelas Afriszal Dwi Handoko, barista D Journal Coffe Pakuwon Mall.

Selain mudah, menyeduk kopi menggunakan metode ini, menurutnya akan menghasilkan rasa kopi yang lebih ringan. Cita rasa tersebut, dikatakan Afriszal cocok bagi kaum hawa yang biasanya tidak terlalu suka kopi pahit.

Sedang menyeduh kopi menggunakan metode tersebut, alat-alatnya adalah V60 cone, paper filter, chambef, timbangan, timer, dan kettle.

"Kalau nggak ada chamber, bisa diganti dengan gelas. Kettle bisa diganti gelas ukur. Yang wajib punya, V60 cone, paper filter, dan timbangan. Timernya bisa pakai ponsel," jelas Afriszal.

Langkah Penyeduhan:

Pertama, tekuk bagian tulang paper filter supaya ukurannya bisa pas dengan V60 Cone.

Setelahnya, basahi paper filter dengan air mendidih, sekitar 90 sampai 95 derajat celcius. Suhu air yang mendidih, disampaikan Afriszal malah akan merusak kualitas kopi.

"Kalau kita buat kopu di rumah pakai rebusan air. Setelah merebus, diamkan dulu 30 sampai 50 detik, supaya suhunya turun," tutur Afriszal.

Selanjutnya, tuang biji kopi yang sudah dihaluskan ke dalam paper cup, lalu ratakan permukaan bubuk kopinya. Proses meratakan bubuk kopi ini disebut taping.

"Lalu tuangkan air panas dengan suhu 90 sampai 95 derajat celcius. Tuangkan dengan cara diputar searah jarum jam," tutur Afriszal.

Halaman
123
Penulis: Hefty's Suud
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved