Berita Pasuruan

Bupati Pasuruan Diharapkan Segera Isi Jabatan yang Kosong di OPD Pemkab Pasuruan

Saat ini ada 12 posisi Eselon II yang kosong di Pemkab Pasuruan. Bahkan tahun depan ada sembilan pejabat yang pensiun.

Bupati Pasuruan Diharapkan Segera Isi Jabatan yang Kosong di OPD Pemkab Pasuruan
surya.co.id/galih lintartika
Direktur Pusat Studi dan Advokasi Kebijakan (Pusaka) Pasuruan, Lujeng Sudarto 

SURYA.co.id | PASURUAN - Saat ini ada 12 posisi Eselon II yang kosong di Pemkab Pasuruan. Bahkan tahun depan ada sembilan pejabat yang pensiun.

Kabar mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan pun mulai bergulir.

Direktur Pusat Studi dan Advokasi Kebijakan (Pusaka) Pasuruan, Lujeng Sudarto menuturkan, mutasi pejabat adalah hak prerogatif Bupati Pasuruan.

"Bupati Pasuruan berhak melakukan mutasi dengan mempertimbangkan usulan dari Badan Pertimbangan Kepangkatan dan Jabatan (Baperjakat), yang telah melalui seleksi ketat," ujar Lujeng Sudarto kepada SURYA.co.id, Kamis (4/7/2019).

Menurut Lujeng, molornya pengisian jabatan yang lowong bisa berimbas pada menurunnya pelayanan masyarakat.

Karena ada kebijakan strategis yang tidak bisa diambil alih oleh pejabat pelaksana tugas (Plt) kepala dinas.

“Ada lebih dari enam pejabat yang sudah pensiun dan belum digantikan sampai saat ini. Ini belum termasuk pejabat yang akan segera pensiun. Bupati Pasuruan harus segera mengisi jabatan yang menjadi kewenangannya,” tandasnya.

Beri Kesempatan Kepada ASN untuk Berkiprah

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengatakan, saat ini ada 12 posisi Eselon II yang kosong. Tahun depan, ada sembilan pejabat yanyg juga pensiun.

"Jadi ini harus diantisipasi agar tidak ada kekosongan jabatan di OPD. Apalagi OPD yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat. Jangan sampai itu terjadi," Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf.

Gus Irsyad, sapaan akrab Bupati Pasuruan, menambahkan, saat ini,Baperjakat sedang persiapan. Beberapa rapat, sudah dilakukan oleh Baperjakat.

"Kita punya waktu di tahun 2019, Juli - Desember ini akan kami maksimalkan. Yang jadi prioritas , OPD yang penting dan berkaitan langsung dengan pembangunan Pasuruan dan pelayanan terhadap masyarakat," jelasnya.

Ia menegaskan, dalam mutasi dan promosi kali ini, tidak ada istilah dekat dengan Bupati atau Wakil Bupati ataupun Baperjakat.

Bagi dia, semua ASN di Pemkab Pasuruan bisa dekat dengan Bupati, Wabup dan Baperjakat sekalipun.

"Saya kasih kesempatan kepada ASN untuk berkiprah, menunjukkan dedikasinya. Siapa yang siap memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Bisa dipromosikan. Mutasi dan promosi ini, siapa yang siap dan berpotensi bisa dipromosi. Dan tidak siap menjalankan visi misi Bupati,akan dimutasi," paparnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved