Travel

Ada Perayaan Adat Ranupani, Pendakian Gunung Semeru Ditutup Selama 4 Hari, Catat Tanggalnya

Penutupan dilakukan lantaran pada tanggal tersebut bertepatan dengan perayaan Hari Raya Karo.

Ada Perayaan Adat Ranupani, Pendakian Gunung Semeru Ditutup Selama 4 Hari, Catat Tanggalnya
surya/hayu yudha prabowo
Pesawat militer terbang dengan latar belakang Gunung Semeru saat difoto dari Kota Malang, Jumat (4/1/2019). 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Balai Besar (BB) Taman Nasional Bromo, Tengger dan Semeru (TNBTS) bakal menutup total pendakian menuju Gunung Semeru pada 26-29 September 2019.

Penutupan dilakukan lantaran pada tanggal tersebut bertepatan dengan perayaan Hari Raya Karo.

Dalam surat resminya dengan nomor PG. 03/BIDTEK/BIDTEK/KSA/7/2019, Kepala BB TNBTS, John Kennedie menuturkan penutupan ini berdasarkan permohonan Kepala Desa Ranupani dan masyarakat adat Ranupani.

Dalam surat yang dikirim ke BB TNBTS, masyarakat adat Ranupani meminta gunung suci di Pulau Jawa itu ditutup untuk memperingati Hari Raya Karo.

"Berdasarkan surat permohonan Kepala Desa Ranupani dan Dukun Adat Ranupani dengan nomor 005/036/427.917.12/2019 , maka selama empat hari mulai 26-29 September 2019 pendakian Gunung Semeru ditutup total," kata John, Kamis (4/7/2019).

Ia menambahkan penutupan ini juga telah disepakati opelaku jasa wisata alam saat rapat koordinasi di Hotel Bromo Permai, Cemorolawang, Kabupaten Probolinggo pada 14 Mei 2019.

"Demikian pemberitahuan ini dapat disebarluaskan kepada segenep pecinta alam dan peminat pendakian Gunung Semeru dan pihak-pihak terkait," ujar dia dalam suratnya.

Sebelumnya, BB TNBTS kembali membuka pendakian ke Semeru sejak 12 Mei setelah menutupnya pada 3 Januari.

Meski sudah dibuka, pendakian ke Mahameru hanya diperbolehkan sampai Kalimati dengan mengacu rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geologi (PVMBG). (Aminatus Sofya)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved