Grahadi

Berita Surabaya

Tak Cuma Mengubah Jadi Ajang 2 Tahunan, Gubernur Khofifah Juga Ciptakan Jingle Porprov Jatim

Selain mengubah Porprov Jatim sebagai ajang 2 tahunan, gubernur Khofifah juga menciptakan jingle untuk Porprov Jatim 2019. Judulnya, LAGA

Tak Cuma Mengubah Jadi Ajang 2 Tahunan, Gubernur Khofifah Juga Ciptakan Jingle Porprov Jatim
surabaya.tribunnews.com/fatimatuz zahro
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyalakan api Porprov Jatim ke kaldron yang ada di gedung negara Grahadi, Surabaya, Kamis (4/7/2019) 

SURYA.co.di | SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ternyata memiliki bakat terpendam yaitu mengarang lirik lagu. Hal itu dibuktikan saat Kirab Api Porprov Jawa Timur VI di Grahadi, Kamis (4/7/2019) malam.

Dalam kegiatan itu turut diluncurkan jingle Porprov Jawa Timur yang sekaligus diiringi dengan flashmob dan juga tarian-tarian untuk menambah semarak jingle untuk evenT bergengsi setingkat provinsi di bidang olahraga ini.

Jingle ciptaan Khofifah ini berjudul "Laga". Uniknya syair lagu jingle tersebut disusun kurang dari 24 jam atau satu hari saja.

Jingle ini diciptakan Khofifah lantaran selama ini dalam lima kali gelaran Porprov Jatim sebelumnya, belum ada yang menciptakan jingle untuk Porprov Jatim.

"Penciptaan jingle ini berawal saat saya meninjau venue di stadion Lamongan minggu lalu. Saya tanya yang pertama itu tentang Maskot. Ternyata Porprov belum punya maskot, maka saya minta dibuat maskot dan direplikasi untuk dijual massal," ucap Khofifah saat diwawancara usai kegiatan.

Penciptaan massal maskot ini tak lain tujuannya untuk bisa membangkitkan UKM seiring dengan meriahnya Porprov Jatim yang akan menandingkan 40 cabang olahraga ini.

Total, ada lima maskot yang dibuat. Masing-masing mewakiliki 4 daerah yang menjadi tempat digelarnya Porprov Jatim ke 6. Yaitu Tuban, Bojonegoro, Lamongan, dan Gresik. Dan satu lagi maskot yang mewakili identitas Jawa Timur yang diberi nama Beki.

Bahkan khusus untuk maskot ini, Khofifah juga yang memikirkan ide dan bahan yang cocok digunakan untuk maskotnya tersebut.

Berikutnya yang kemudian ditanyakan pada KONI saat persiapan Porprov Jawa Timur adalah tentang jingle.

"Saat saya tanya sudah punya jingle atau belum, katanya belum. Saya ini tidak tahu catanya bikin aransemen lagu, tetapi untuk bikin lirik kira-kira semangatnya ada, saya kemudian mencoba menyiapkan dua pilihan," lanjut gubernur yang juga sempat menjadi atlet hoki dan atlet panjat tebing ini.

Dikatakannya, perbaikan lirik lagu dan juga aransemen jingle ini diolah bersama Cita Entertainment yang kemudian diolah dan menciptakan tagline judul jingle Laga. Mereka pun saling berunding aransemen yang pas agar irama rancak dan memacu semangat.

Tak lupa irama musik dan melodi menggunakan gamelan pun secara khusus diminta Khofifah masuk dalam aransemen jingle Laga. Agar cirikhas Jawa Timur dengan musik gamelannya bisa masuk dan bisa lebih menyatu dengan warga Jawa Timur.

"Intinya saya ingin menyambungkan pikiran-pikiran sportivitas di dalam olahraga dan kemudian juga ingin menumbuhkan mental juara pada semua atlet Jawa Timur, karena kalau kita punya jingle maka spirit itu rasanya akan bisa terbangun lebih masif," imbuh Khofifah.

Terutama lantaran gelar Porprov Jatim ke VI yang bakal dimulai 6 hingga 13 Juli 2019 mendatang masih masuk dalam waktu libur sekolah, Khofifah meminta agar masing-masing sekolah bisa mengajak siswanya untuk ikut memeriahkan Porprov Jatim.

"Dengan menonton, menyaksikan dan mendukung atlet atlet dari daerah masing-masing saat berada di venue di daerahnya. Karena ini ada 40 cabor lho," tandas wanita yang juga mantan Menteri Sosial ini.

Gebrakan Gubernur Khofifah, Ajang Porprov Jatim Diubah Jadi 2 Tahun Sekali

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved