Pilwali Surabaya 2020

Serius Bertarung di Pilwali Surabaya 2020, M Sholeh Deklarasikan Diri Sebagai Calon Independen

M. Sholeh: Warga kita ajari memilih pemimpin harus dilihat track recordnya, latar belakangnya. Jelas gak, Maling apa bukan?

Serius Bertarung di Pilwali Surabaya 2020, M Sholeh Deklarasikan Diri Sebagai Calon Independen
TribunJatim.com/Yusron Naufal Putra.
Pengacara M. Sholeh saat gelar deklarasi dirinya yang siap bertarung dalam Pilwali Surabaya 2020 mendatang, Kamis (4/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra.

SURYA.co.id | SURABAYA - Tunjukkan keseriusan bertarung di Pilwali Surabaya 2020 mendatang, pengacara M Sholeh deklarasikan diri sebagai calon independen, Kamis (4/7/2019).

Komitmen M Sholeh untuk maju sebagai petarung dalam kontestasi Pilwali 2020 mendatang, tak dapat dianggap guyonan belaka.

Terbukti, secara terbuka ia mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon Wali Kota Surabaya menggantikan Tri Rismaharini yang sudah dua periode mengisi kursi Wali Kota Surabaya.

Ia mendapat dukungan dari rekan aktivisnya dan dari beberapa klien yang pernah ia bantu dalam dunia hukum, optimis dapat bertarung berebut dukungan masyarakat Surabaya dalam Pilwali 2020 mendatang.

"Kita ingin mengajarkan kepada Warga Surabaya memilih pemimpin tidak boleh karbitan," ucapnya di sela deklarasi.

Oleh karena itu, ia yang telah banyak menangani beberapa kasus di Surabaya, karena profesinya sebagai advokat, dianggap telah menunjukkan kapasitasnya yang dirasa cocok meneruskan kepemimpinan Risma dengan sederet prestasinya hingga kancah internasional.

"Saya tidak menyatakan, saya orang yang terbaik, tidak. Tapi saya ingin mengatakan bahwa saya tinggal di Surabaya lebih dari dua puluh tahun, sudah banyak yang saya lakukan untuk proses pembangunan kemanusiaan di Surabaya ini. yang paling terakhir adalah saat saya mengadvokasi terkait sistem pendidikan zonasi PPDB itu yang paling terakhir," kata M Sholeh.

Saat ditanya tawaran program, ia mengatakan belum memikirkan hal itu terlalu jauh. Untuk saat ini, ia masih fokus mengumpulkan syarat administrasi yang harus ia kumpulkan sebagai syarat maju sebagai calon independen.

"Jangan dulu bicara program, saya hanya ingin mengatakan warga kita ajari memilih pemimpin harus dilihat track recordnya, latar belakangnya. Jelas gak, Maling apa bukan? Kalau ngomong program, koruptor pun kalo nyalon pasti programnya bagus. Tapi rekam jejaknya itu jauh lebih utama, kalo rekam jejaknya bagus insya Allah memimpinnya juga bagus," pungkasnya.

Diketahui, M Sholeh merupakan seorang pengacara kawakan yang saat ini juga menjadi perbincangan orang terkait Pilwali Surabaya 2020 mendatang.

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved