Berita Surabaya

Puskakom Surabaya: Ini Dia Tiga Perempuan yang Bepotensi Gantikan Risma di Pilwali 2020

Selama ini Tri Rismaharini mempunyai segudang prestasi, siapapun yang melanjutkan Risma kedepan harus lebih baik

Puskakom Surabaya: Ini Dia Tiga Perempuan yang Bepotensi Gantikan Risma di Pilwali 2020
surya/dok
Anggota DPRD Kota Surabaya (PKS) Reni Astuti (kiri), Anggota DPR RI dari Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo (PDIP) Indah Kurnia, politisi PDIP Puti Guntur Soekarno, calon perempuan yang berpotensi kuat di Pilwali Surabaya 2020 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

SURYA.co.id | SURABAYA - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Reni Astuti menjadi salah satu nama yang masuk ke dalam bursa kandidat Calon Wali Kota Surabaya di Pilwali Surabaya 2020.

Menanggapi hal tersebut awalnya Reni mengaku kaget karena di internal PKS sendiri sampai saat ini belum dibahas secara detail terkait Pilwali Surabaya 2020.

"Kalau bicara soal pilwali saya masih pengukur dua hal. Yang pertama adalah kapasitas saya yang kedua adalah peluang," ucap Reni, Kamis (4/7/2019).

Terkait kapasitas, Reni mengaku masih mengukur kompetensi dirinya apakah mampu untuk menata kota sebesar Surabaya.

"Dari dokumen-dokumen yang ada, saya sudah melihat bagaimana gambaran kota Surabaya secara umum termasuk bagaimana perkembangan dan apa masalahnya dari data tersebut untuk saya menimbang apakah saya ini mampu dan pantas," ucap Anggota DPRD Kota Surabaya ini.

Apalagi menurut Reni, selama ini dengan kepemimpinan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, Surabaya mempunyai segudang prestasi.

Dari situ, tentu siapapun yang melanjutkan Risma ke depan harus lebih baik.

"Kalau support dari teman dan beberapa pihak memang sedikit demi sedikit mengalir," lanjutnya.

Sedangkan terkait peluang, Reni mengaku belum menghitung sama sekali bagaimana peluangnya di Pilwali 2020.

"Kalau peluang kan yang tahu adalah orang lain yang bisa menilai saya. Saya masih butuh masukan butuh informasi dan data soal ini," ucapnya.

Namun apapun hasilnya, sebagai kader PKS reni akan mengikuti mekanisme yang ada di partai.

"Partai juga akan mendengar menerima masukan dan mengkaji. apapun keputusan PKS tentu akan selalu support. Pun bukan saya saya akan support dan memenangkannya," tutupnya.

Seperti diketahui Pusat Kajian Komunikasi (Puskakom) Surabaya mempunyai beberapa nama yang berpotensi maju di Pilwali Surabaya 2020 berdasarkan kuantitas wacana yang muncul di media.

Dari nama-nama yang muncul ada tiga nama perempuan yang berpotensi maju untuk menggantikan Risma, yang pertama adalah Reni Astuti, yang kedua adalah politisi PDIP, Puti Guntur Soekarno dan Anggota DPR RI dari Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo, Indah Kurnia.

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved