Berita Tulungagung

Dinkes Tulungagung Siapkan Tenaga Medis di Desa yang Gelar Pilkades Serentak 2019, Ini Tujuannya

Dinkes Tulungagung menyiagakan tenaga medis di setiap desa yang melaksanakan Pilkades Serentak, 9 Juli 2019 mendatang.

Dinkes Tulungagung Siapkan Tenaga Medis di Desa yang Gelar Pilkades Serentak 2019, Ini Tujuannya
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Ilustrasi persiapan Pilkades Serentak 2019 di Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung menyiagakan tenaga medis di setiap desa yang melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, 9 Juli 2019 mendatang.

Penyiagaan tenaga medis ini sebagai bentuk antisipasi gangguan kesehatan, yang mungkin dialami oleh panitia Pilkades. Langkah ini diambil, setelah berkaca pada kejadian Pemilu 2019 yang baru berlalu.

“Jangan sampai ada kejadian serupa selama Pilkades serentak,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, M Mastur, Kamis (4/7/2019).

Bak Buk Bak Buk. . Wajah Wanita Asal Tulungagung Ini Babak Belur Bercucuran Darah Dihajar Eks Suami

Lanjut Mastur, setiap desa akan disiagakan satu bidan dan satu perawat.

Mereka diambil dari petugas yang selama ini memang melayani di desa-desa.

Sebab semua desa di Tulungagung mempunyai sarana kesehatan.

“Di setiap desa pasti ada fasilitas kesehatan, kalau tidak Puskesmas, bisa Puskesmas Pembantu, Polindes atau Pondok Kesehatan Desa,” sambung Mastur.

Secara khusus Mastur mengaku sudah memberikan instruksi, agar setiap tenaga medis bersiaga saat Pilakdes serentak.

Para tenaga medis di lapangan ini akan didukung oleh tenaga medis yang bersiaga di Puskemas, termasuk sarana ambulan dan tim gerak cepat, untuk memberikan bantuan saat darurat.

“Tenaga medis yang siaga di setiap desa itu untuk kasus ringan. Jika kondisi darurat, backup dari Puskesmas akan bergerak,” ujarnya.

Dari 257 desa di Tulungagung, 239 desa di antaranya ikut Pilkades serentak.

Dengan demikian ada 278 tenaga medis yang disiagakan.

Selain itu ada tim gerak cepat dan ambulan yang bersiaga di 32 Puskesmas.

“Tidak mungkin kami siagakan full tim di setiap desa. Itulah pentingnya backup yang siapa di setiap Puskesmas,” pungkas Mastur.

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved