Ungkap Identitas Korban Mutilasi di Kota Malang, Polisi Tunggu Sisa Kulit Ari Korban Empuk

"Nunggu empuk dulu, kalau sudah empuk nanti akan saya pindahkan ke jari saya biar sesuai," ucapnya, Rabu (3/7/2019).

Ungkap Identitas Korban Mutilasi di Kota Malang, Polisi Tunggu Sisa Kulit Ari Korban Empuk
Tribun Jatim/Aminatus Sofya
(foto dok) Polisi melakukan olah TKP kasus mutilasi perempuan di pasar Besar Kota Malang. 

SURYA.co.id | MALANG - Polisi terus berupaya mengungkap identitas perempuan korban mutilasi di Kota Malang

Kabar terbaru menyebutkan, bahwa Polisi akan mengandalkan kulit ari korban untuk proses identifikasi.

Kanit Identifikasi Polres Malang Kota, Iptu Subandi mengatakan, pihaknya kini menunggu sidik jari korban melunak dan mengelupas.

Setelah itu, ia akan ambil kulit arinya dan akan diuji melalui alat identifikasi dengan mencocokkan melalui E-KTP.

"Nunggu empuk dulu, kalau sudah empuk nanti akan saya pindahkan ke jari saya biar sesuai," ucapnya, Rabu (3/7/2019).

Sketsa wanita korban mutilasi di Pasar Besar Kota Malang. Polisi meminta masyarakat untuk membantu menyebarkannya sehingga identitas korban dapat dikenali oleh kerabatnya.
Sketsa wanita korban mutilasi di Pasar Besar Kota Malang. Polisi meminta masyarakat untuk membantu menyebarkannya sehingga identitas korban dapat dikenali oleh kerabatnya. (ist)

Iptu Subandi bilang, cara itu dilakukan karena jari korban sudah mengeras dan sudah berproses menjadi mumi.

Maka dari itu, ia sengaja menyimpan sidik jari korban untuk dikembangkan lagi guna mengungkap siapa korban sebenarnya.

Kini ia sedang mengupayakan proses reproduksi dengan harapan sidik jarinya itu bisa diangkat dengan tinta.

"Kalau sidik jari itu sudah mengeras, bisa dipastikan tidak akan bisa diambil dengan cara duplikat melalui tinta," jelasnya.

Jaksa Beberkan Pengalaman Mistis Saat Menangani Kasus Mutilasi di Kota Malang

Identitas Korban Mutilasi di Malang Masih Misterius, Polisi Sebar Sketsa Wajahnya, Ada yang Kenal?

Sementara itu, pengembangan melalui foto juga kini sedang dilakukan oleh polisi.

Halaman
12
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved