Ekonomi Bisnis

Kelola 20.000 Kamar di 80 Kota, OYO Klaim Jadi Jaringan Hotel Nomor 1 di Indonesia

OYO mengklaimkan diri menjadi jaringan hotel nomor 1 di Indonesia karena mengelola hampir 20.000 kamar hotel di Indonesia

Kelola 20.000 Kamar di 80 Kota, OYO Klaim Jadi Jaringan Hotel Nomor 1 di Indonesia
foto: istimewa
Ilustrasi - Penginapan di Surabaya menyerahkan OYO sebagai operator untuk aplikasi pemesan kamarnya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Jaringan hotel berbasis penyewaan dan waralaba, rumah dan tempat tinggal, OYO Hotels & Homes, mengelola hampir 20.000 kamar hotel. Angka ini melampaui jaringan hotel terkemuka lain di Indonesia dan OYO mengklaimkan diri menjadi jaringan hotel nomor 1 di Indonesia

"OYO terus fokus memberikan pengalaman menginap terbaik sekaligus meningkatkan pemasukan pemilik hotel, sehingga mampu tumbuh 20 kali lipat hanya dalam waktu 8 bulan dan saat ini menjadi jaringan hotel terbesar di Indonesia dengan 720 hotel dan hampir 20.000 kamar yang telah beroperasi," jelas Rishabh Gupta, Country Head OYO Indonesia, Selasa (2/7/2019).

Selain itu, ada lebih dari 300 hotel OYO di berbagai kota yang sedang ditransformasi dan akan siap beroperasi 2 bulan mendatang.

Pertumbuhan yang pesat ini dimungkinkan berkat partisipasi aktif dari ratusan pemilik aset, pelanggan setia OYO, dan lebih dari 900 OYOpreneurs (karyawan) di seluruh Indonesia.

Dalam proses tersebut, OYO juga telah menciptakan lebih dari 10.000 peluang ekonomi langsung dan tidak langsung.

OYO memberikan bantuan dari hulu ke hilir kepada pemilik aset di seluruh aspek teknologi, bisnis, dan desain dari propertinya.

Sejauh ini, jaringan hotel telah berhasil mentransformasi lebih dari 720 properti.

"OYO telah tumbuh dengan kecepatan yang luar biasa di Indonesia. Kami sangat berterima kasih atas kerja keras dari lebih dari 900 OYOpreneurs kami yang solid, kepercayaan ratusan mitra pemilik hotel dan 18.000 pelanggan yang menginap di OYO setiap malam," sambungnya.

Indonesia adalah pasar yang sangat penting dan pihaknya berkomitmen tinggi untuk membangun industri hospitality Indonesia, salah satunya lewat investasi senilai lebih dari 100 juta dolar AS.

"Kami akan terus memperluas jaringan kami ke lebih dari 100 kota pada akhir tahun 2019 ini," ujar Rishabh.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved