Indolivestock Diharapkan Bisa Pacu Minat Masyarakat Pada Peternakan

Dengan Indolivestock ini diharapkan meningkatkan minat masyarakat pada dunia peternakan, membuka peluang bisnis dan investasi

Indolivestock Diharapkan Bisa Pacu Minat Masyarakat Pada Peternakan
surabaya.tribunnews.com/sugiharto
Dirjen peternakan dan kesehatan hewan Kementrian Pertanian RI, I Ketut Diarmita (kanan) meninjau telur ayam ras di stan dinas peternakan Jatim usai membuka Pameran Peternakan Internasional Indo Livestock di Grand City Surabaya, Rabu (3/7/2019) , Pameran dan Forum pertanian yang digelar PT Napindo bersama Kementerian Pertanian ini diikuti pelaku dari dalam dan luar negeri baik pengusaha, peneliti, pemerhati, produsen pakan ternak, pakar kesehatan hewan, kementerian, lembaga dan instansi pemerintah serta asosiasi yang bergerak di sektor terkait, pameran perternakan internasional Indo Livestock 2019 diikuti 250 peserta pameran dari 25 negara termasuk 6 negara paviliun yaitu Indonesia, Tiongkok, Korea Selatan, Taiwan, Eropa dan Amerika, menjadikan pameran peternakan ini salah satu yang terbesar di dunia. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI,  I Ketut Diarmita membuka pameran Indolivestock 2019 Expo & Forum, Rabu (3/7/2019).

Pameran yang menampilkan produk, teknologi dan yang terkait dengan industri peternakan tersebut diharapkan bisa menjadi wadah pertemuan, promosi dan informasi dalam upaya peningkatan daya saing dan produktivitas pelaku bidang peternakan baik peternak, industri, asosiasi, profesional, akademisi dan pemerintah.

"Dengan Indolivestock ini diharapkan meningkatkan minat masyarakat pada dunia peternakan, membuka peluang bisnis dan investasi. Melalui forum dialog dan seminar diharapkan dapat berkontribusi pada formulasi kebijakan dan memberikan solusi permasalahan dunia peternakan," kata I Ketut Diarmita, saat membacakan sambutan dari Menteri Pertanian, Andi Sulaiman yang rencananya akan hadir dalam kegiatan itu.

Pertumbuhan subsektor peternakan dalam tiga tahun terakhir disebut mengalami pertumbuhan yang positif dan cukup menggembirakan. Pada periode 2015-2018 pertumbuhan produksi daging sebesar 17,6 persen pertahun, susu 8,5 persen per tahun dan telur 17,5 persen per tahun.

"Ekspor produk peternakan pada periode yang sama meningkat 44,5 persen per tahun," ungkap I Ketut Diarmita.

Akumulasi peningkatan investasi dalam negeri usaha peternakan pada periode yang sama meningkat Rp 541,04 miliar. Akumulasi Pendapatan Domestik Brutto (PDB) Sub Sektor Peternakan pada periode yang sama sebesar Rp 18,2 triliun, dan pada tahun 2018 meningkat 13,3 persen menjadi sebesar Rp 155,15 triliun.

Serapan tenaga kerja subsektor peternakan mengalami pertumbuhan sebesar 22,27 persen atau 1,04 Juta orang pada periode 2015-2018. Dan pada tahun 2018 menyerap tenaga kerja sebanyak 4.831.210 orang.

Berdasarkan data hasil rakor supply and demand yang dipimpin Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, pada tahun 2018 kita surplus daging ayam sebesar 517.800 ton. Telur ayam ras surplus 26.100 ton. Daging sapi dalam negeri baru mencukupi 58,4 persen dari kebutuhan nasional, dan pemanfaatan Susu Sapi Dalam Negeri (SSDN) baru 21,9 persen dari kebutuhan nasional.

"Untuk itu, perlu akselerasi ekspor untuk komoditas daging dan telur ayam ras, serta peningkatan produksi dan produktivitas daging sapi dan susu untuk mencapai kedaulatan pangan asal ternak," lanjut Ketut Diarmita.

Pihaknya juga menyambut baik pameran dagang dan teknologi pada event yang luar biasa ini yang akan berlangsung selama 3-5 Juli 2019. Mengingat Indo Livestock Expo & Forum akan dihadiri oleh para pembuat keputusan dan buyers nasional dan internasional, dengan target lebih dari 12.000 pengunjung dan delegasi perdagangan, serta lebih dari 400 peserta pameran dari 35 negara, maka acara ini menawarkan peluang yang sangat besar, bagi kemajuan bidang peternakan dan kesehatan hewan.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved