Berita Bangkalan

4 Begal Bangkalan yang Kerap Beraksi di Akses Suramadu Ditangkap, Ada yang Ditembak Polisi 3 Kali

Satreskrim Polres Bangkalan menangkap empat pelaku begal yang beraksi di jalan skses menuju Jembatan Suramadu

4 Begal Bangkalan yang Kerap Beraksi di Akses Suramadu Ditangkap, Ada yang Ditembak Polisi 3 Kali
surya/ahmad faisol
Satreskrim Polres Bangkalan menggulung empat pelaku begal ketika hendak menjual hasil aksi kejahatannya. Mereka dihadirkan dalam Pers Rilis Ungkap Kasus Kriminal di Mapolres Bangkalan, Rabu (3/7/2019). 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Satreskrim Polres Bangkalan menangkap empat pelaku tindak kejahatan perampasan dengan kekerasan (curas) alias begal. Dari empat pelaku itu, dua di antaranya membawa celurit saat ditangkap.

Keempat pelaku begal tersebut yakni Syaiful Rohman (24) warga Desa Perreng Kecamatan Burneh, Ansori (28) warga Desa Balung Kecamatan Arosbaya, Agus Syairi (29) warga Desa Pandan Lanjeng Kecamatan Arosbaya, dan Moh Ansori (19) warga Desa Glegge Kecamatan Arosbaya.

"Mereka adalah komplotan begal yang beraksi secara berbarengan," ungkap Wakapolres Bangkalan Kompol Hendy Kurniawan dalam pers rilis, Rabu (3/7/2019).

Berdasarkan catatan kepolisian, Syaiful dan Moh Ansori merupakan residivis atas kasus serupa.

Penangkapan kali ini bagi Syaiful merupakan kali ketiga, sedangkan bagi Moh Ansori menjadi yang kedua.

"Syaiful selalu kami lumpuhkan dengan timah panas, tiga kali ditembak di bagian kaki karena setiap penangkapan berupaya kabur," tegasnya.

Selain dua celurit, polisi menyita dua ponsel merk Vivo dan Iphone 5 lengkap dengan dos book, tas milik korban, powerbank, dan dua motor Suzuki Satria serta Honda Vario.

Di hadapan Hendy, Syaiful mengaku hasil dari setiap aksi kejahatan telah habis untuk membeli pakaian dan kebutuhan sehari-hari.

"Mereka beraksi di akses menuju Jembatan Suramadu. Penangkapan mereka 1x24 jam setelah kami menerima laporan dari korban," pungkasnya.

Keempat pelaku begal itu diitangkap saat mereka mendatangi sebuah rumah kos di kawasan Kelurahan Bancaran Kecamatan Kota, Minggu (30/6/2019) sekitar pukul 18.00 WIB.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP David Manurung menambahkan, mereka datang ke rumah kos tersebut untuk menjual dua ponsel hasil rampasan.

"Mereka, berempat sedang kumpul di rumah kos. Celurit kami sita dari tubuh Syaiful dan Agus Syairi. Pemilik kos juga kami minta keterangan sebagai saksi," imbuh David.

Keempat pelaku begal tersebut terancam hukuman pidana maksimal sembilan tahun penjara, sebagaimana diatur dalam Pasal 365 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved