DPRD Kota Surabaya

Rombongan DPRD Surabaya Kunker ke Finlandia-Estonia: Sekolah di Finlandia juga Pakai Sistem Zonasi

Jika di Surabaya ramai soal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) hingga turun jalan karena memprotes system zonasi.

Rombongan DPRD Surabaya Kunker ke Finlandia-Estonia: Sekolah di Finlandia juga Pakai Sistem Zonasi
foto: istimewa
KUNKER - Rombongan DPRD Kota Surabaya saat diterima di Kedutaan Besar RI di Helsinki, Finlandia. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Jika di Surabaya ramai soal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) hingga turun jalan karena memprotes system zonasi.

Ternyata, system zonasi di negara maju di Eropa Utara, tepatnya di Kota Helsinki, Finlandia, juga sudah lama menerapkan sistem zonasi dalam sistem pendidikannya. Semua sekolah mulai dari SD hingga SMA memakai sistem jarak sekolah ini.

Namun, bedanya, semua infrastruktur pendidikan di negeri maju itu sudah siap. Tidak saja kualitas pendidikan yang merata, sarana dan prasarana sekolah juga tercukupi. Lebih dari itu, sosial kultur masyarakatnya juga telah siap.

"Tidak ada sekolah favorit di sana (Finlandia). Semua sekolah sama. Hanya saja mereka tak perlu nilai UN (ujian nasional), cukup sertifikat. Masyarakatnya tak pernah mempermasalahkan sekolah karena semua sekolah sama," kata Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji, Selasa (2/7/2019), menjelaskan hasil kunjungan DPRD Kota Surabaya ke Finlandia dan Estonia.

Ketua DPRD ini bersama jajaran DPRD yang lain selama tujuh hari, 23-30 Juni 2019, melakukan kunjungan kerja (kunker) di dua negara Eropa.

Selain ke Finlandia, mereka juga ke Estonia. Tiga hari untuk perjalanan, empat hari untuk kunjungan dinas.

Delegasi DPRD Surabaya ini membawa misi studi banding di dua kota tersebut. Di Helsinki, Fiinlandia, para wakil rakyat itu mengkaji penerapan sistem pendidikan dan pengembangan anak muda.

Sedangkan di Talinn, Estonia, mereka berguru tentang penerapan sistem IT (teknologi informasi).

Fenomena PPDB dengan system zonasi menjadi perhatian serius para anggota DPRD Surabaya. Apalagi, muncul banyak reaksi dari masyarakat. Ternyata, di Halsinki PPDB Zonasi sudah berlangsung bertahun-tahun.

"Kuncinya memang pemerataan pendidikan. Tidak ada beda antara sekolah negeri maupun swasta di Finlandia. Sarana dan prasarananya sama. Surabaya akan matang dengan system zonasi manakala kualitas pendidikan merata," kata Cak Ji, panggilan akrab Armuji.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved