Berita Surabaya

PT Air Bersih Jatim Tak Akan Lakukan Privatisasi Saham, Begini Cara Perusahaan Cari Modal

Pemprov Jawa Timur memastikan tak akan menjual saham (privatisasi) Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) ke swasta

PT Air Bersih Jatim Tak Akan Lakukan Privatisasi Saham, Begini Cara Perusahaan Cari Modal
kontan
Ilustrasi uang 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah Provinsi (Rsetelah nantinya berubah menjadi PT Air Bersih Jatim (Perseroda).

Sebaliknya, Pemprov Jatim akan menyiapkan sejumlah langkah lain untuk mencari modal.

Berdasarkan penjelasan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, upaya privatisasi perusahaan air bersih bertentangan dengan Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah.

Sebab, ketentuan akan hal ini telah diatur dalam UU Nomor 11 tahun 1974 tentang Pengairan dan Peraturan Pemerintah Nomor 122 tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

"Perundangan mengatur bahwa pengelolaan Sumber Daya Air merupakan tanggungjawab pemerintah melalui BUMN dan BUMD," kata Khofifah dikutip dari Jawaban Gubernur terhadap Pemandangan Umum Fraksi yang disampaikan pada rapat Paripurna DPRD Jatim, Selasa (2/7/2019).

Hal ini sekaligus menjawab pertanyaan Fraksi PDI Perjuangan terkait kemungkinan rencana menjual sebagian saham Perseroda ke swasta nantinya.

"Kami tegaskan, tidak mungkin (saham perusahaan) diserahkan kepada pihak swasta," tegas Khofifah.

Pun demikian pula dengan pembagian kewenangan pengelolaan terhadap pemerintah kabupaten/kota terdampak.

Untuk diketahui, proyek SPAM nantinya akan melalui Lamongan, Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Kota Pasuruan, dan Kabupaten Pasuruan.

Berdasarkan penjelasan Khofifah, hal ini telah diatur pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Halaman
123
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved