KPU Jatim Siapkan Alat Bukti Tandingan Jelang Persidangan 34 Perkara PHPU Pileg dari Dapil Jatim

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur mulai menyiapkan sejumlah alat bukti untuk menghadapi gugatan Pemilihan legislatif di MK

KPU Jatim Siapkan Alat Bukti Tandingan Jelang Persidangan 34 Perkara PHPU Pileg dari Dapil Jatim
ist
ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur mulai menyiapkan sejumlah alat bukti untuk menghadapi gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilihan Legislatif (Pileg) di Mahkamah Konstitusi.

Dari seluruh daerah pemilihan (Dapil) di Jatim, ada 34 perkara yang telah diregistrasi dan tercatat di Buku Register Perkara Konstitusi (PRPK) dan siap untuk disidangkan.

Gugatan yang disampaikan oleh 11 partai politik peserta pemilu 2019 ini mayoritas berasal dari jenjang DPRD Kabupaten/Kota, yakni sejumlah 21 perkara. Sedangkan sisanya untuk DPR RI (9 perkara) dan DPRD Jatim (4 perkara).

Komisioner KPU Jatim, M Arbayanto, menjelaskan pihaknya memiliki waktu sekitar tiga hari untuk mulai menyiapkan alat bukti. Alat bukti tersebut digunakan sebagai jawaban tuduhan di gugatan ini.

Dalam menyiapkan alat bukti tersebut, KPU Jatim akan membuka kotak suara sebelum akan disampaikan pada tanggal 5 Juli 2019 mendatang.

"Kami memiliki waktu sekitar tiga hari untuk menyiapkan dan menyusun alat bukti sebelum disampaikan ke MK," kata Arba kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (2/7/2019).

Di dalam membuka kotak suara, pihaknya sebelumnya juga akan memberitahukan kepada para peserta pemilu hingga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat.

"Kami membuka kotak suara sesuai dengan objek pada gugatan yang disampaikan," katanya.

Usai barang bukti dikumpulkan pada tanggal 5 Juli mendatang, sidang pendahuluan akan dilakukan pada Selasa (9/7/2019).

"KPU Provinsi mengoordinir alat bukti dari kabupaten/kota. Di antaranya, mengkaji pokok permohonan, menyusun alat bukti, menyusun kronologi peristiwa," katanya.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved