Berita Pasuruan

DPRD Kabupaten Pasuruan Usulkan Rumah Deret untuk Relokasi Warga di Kawasan Kali Mati

Relokasi diharapkan bisa membantu warga untuk mendapatkan kembal tempat tinggal baru yang layak.

DPRD Kabupaten Pasuruan Usulkan Rumah Deret untuk Relokasi Warga di Kawasan Kali Mati
surya.co.id/galih lintartika
Ribuan warga bermukim di bekas daerah aliran sungai (DAS) Kali Mati Kabupaten Pasuruan diusulkan untuk direlokasi. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan mengusulkan relokasi warga di kawasan Kali Mati harus dilakukan dengan mempertimbangkan faktor kemanusiaan.

Sebab, sudah banyak warga yang sudah terlanjur bermukim selama puluhan tahun di sana.

Relokasi diharapkan bisa membantu warga untuk mendapatkan kembal tempat tinggal baru yang layak.

Sekadar diketahui, ribuan warga yang bermukim di bekas daerah aliran sungai (DAS) Kali Mati bakal di relokasi.

Kali Mati atau "Bangil Tak” ini melintas di Kecamatan Bangil dan Beji Kabupaten Pasuruan hingga bermuara di Jabon, Sidoarjo.

Sejak puluhan tahun lalu, DAS Bangil Tak ini telah berubah fungsi menjadi kawasan pemukiman.

Di Kabupaten Pasuruan setidaknya telah berdiri 600 rumah atau kepala keluarga.

Meski bermukim di atas lahan negara, warga juga membayar pajak bumi dan bangunan (PBB).

Gagasan relokasi ini terus menguat pasca bencana banjir yang kerap melanda Kabupaten Pasuruan.

Tidak berfungsinya aliran Kali Mati ini dianggap sebagai salah satu penyebab lambatnya penyusutan debit sungai ketika meluap.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved