Berita Tuban

Beralasan untuk Bantu Pengobatan Orang Tua, Pria Ini Bikin Pabrik Miras Arak Berskala Besar

Pria yang mengaku sebagai petani itu juga menyatakan, jika modal awal yang digunakan untuk bisnis minuman haram tersebut bersumber dari uang pinjaman

Beralasan untuk Bantu Pengobatan Orang Tua, Pria Ini Bikin Pabrik Miras Arak Berskala Besar
SURYA.co.id/M. Sudarsono
Suyono (33), warga Dusun Kepet, Desa Gesing, Kecamatan Semanding, pelaku produsen arak saat diamankan petugas kepolisian, Selasa (2/7/2019). 

SURYA.co.id | TUBAN - Suyono (33), warga Dusun Kepet, Desa Gesing, Kecamatan Semanding, tak berkutik usai petugas menggerebek pabrik miras miliknya.

Pabrik miras yang berada di pinggir jalan raya Widang, Tuban, itu mampu memproduksi arak dalam jumlah yang tidak sedikit.

Setidaknya 1080 liter arak siap edar diamankan petugas saat penggrebekan, Senin (1/7/2019) malam.

Rinciannya ada 60 dus arak, setiap dusnya berisi 12 botol berisikan masing-masing 1,5 liter arak per botolnya.

"Baru dua bulan berproduksi," kata Suyono saat kasusnya diungkap Polres Tuban, di lokasi, Selasa (2/7/2019).

Pria yang mengaku sebagai petani itu juga menyatakan, jika modal awal yang digunakan untuk bisnis minuman haram tersebut bersumber dari uang pinjaman.

Nilai awal yang digunakan untuk produksi arak yaitu Rp 10 juta. Kini seiring dengan produksi yang dijalaninya modal aset terakumulasi senilai Rp 30 juta.

"Ya modal awal Rp 10 juta, hasil minjam," ungkap Suyono tanpa menyebut sumber pinjaman.

Setidaknya, miras yang diproduksi per minggunya bisa mencapai 540 liter. Arak jadi tersebut per dusnya dijual Rp 300 ribu, rinciannya per botol Rp 25 ribu.

Dari hasil produksi arak, setidaknya Suyono bisa meraup untung Rp 10 juta per bulannya.

Halaman
12
Penulis: M. Sudarsono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved