Berita Tulungagung

ASN Tulungagung yang Selingkuh dan Hamil di Luar Nikah Pernah Laporkan Suami Sahnya ke Polisi

ASN Tulungagung yang selingkuh, HSY, pernah melaporkan suaminya, MK, dalam perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

ASN Tulungagung yang Selingkuh dan Hamil di Luar Nikah Pernah Laporkan Suami Sahnya ke Polisi
Youtube
Ilustrasi ASN Tulungagung selingkuh 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Tulungagung masih melakukan penyelidikan laporan MK (45) terhadap istrinya, HSY (40). HSY adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) perawat di RSUD dr Iskak Tulungagung, yang dituding selingkuh dengan RAS (40), warga Desa/Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri.

Bahkan akibat perselingkuhan ini, HSY dilaporkan dalam kondisi hamil. Menurut Kepala UPPA Polres Tulungagung, Ipda Pujiarsih, pihaknya sudah meminta keterangan MK selaku pelapor.

Hari ini, Selasa (2/7/2019) penyidik meminta keterangan seorang saksi. Rencananya penyidik akan meminta keterangan tiga orang saksi lainnya, pada Kamis (4/7/2019).

Hukuman ASN Tulungagung yang Hamil di Luar Nikah & Dilaporkan Selingkuh, Bisa Terancam Dipenjara

“Ada pihak-pihak yang disebut oleh pelapor. Mereka disebut mengetahui kejadiannya, sehingga kami mintai keterangan,” terang Retno.

Jika saksi-saksi sudah dianggap cukup, nantinya penyidik akan memanggil HSY selaku terlapor.

Masih menurut Retno, sejauh ini tidak ada upaya perdamaian dari ke dua pihak.

Informasi yang didapat dari rekan HSY di RSUD dr Iskak, HSY pernah melaporkan MK dalam perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Saat dikonfirmasi, Retno mengakui jika HSY pernah membuat laporan kepolisian.

Karena mengaku dihajar oleh suaminya, HSY kemudian divisum sebagai alat bukti.

Namun ternyata hasil visum tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Mungkin saat itu kejadiannya sudah lama baru dilaporkan, sehingga bekas pukulan tidak kelihatan,” tutur Retno.

MK diketahui pernah bekerja sebagai jurnalis di Tulungagung.

MK juga pernah tersandung kasus hukum, dan dipenjara dalam kasus korupsi dana hibah Program Penanganan Sosial dan Ekonomi Masyarakat (P2SEM) Pemprov Jatim.

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved