Berita Gresik

Ada Penolakan Beberapa Tokoh Masyarakat, Penerimaan Siswa SMP Negeri 33 Driyorejo Tetap Berjalan

Protes terhadap pembangunan gedung SMP Negeri 33 Driyorejo tidak mendapat respon dari Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik

Ada Penolakan Beberapa Tokoh Masyarakat, Penerimaan Siswa SMP Negeri 33 Driyorejo Tetap Berjalan
SURYA.co.id/Sugiyono
Gedung SDN 2 Bambe di Driyorejo yang sementara akan digunakan untuk belajar mengajar siswa SMP Negeri 33 Driyorejo. 

SURYA co.id | GRESIK - Protes terhadap pembangunan gedung SMP Negeri 33 Driyorejo tidak mendapat respon dari Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik. Sebab, sampai saat ini penerimaan siswa baru SMP Negeri 33 di Driyorejo terus berlanjut.

Kabid Pendidikan Dasar Dispendik Gresik, Nur Maslichah mengatakan bahwa sampai saat ini penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMP Negeri 33 Driyorejo sudah terpenuhi pagunya. Diketahui, dari sistem PPDB online di SMP Negeri 33 Driyorejo ada 125 siswa pendaftar.

"Pagunya sudah terpenuhi," kata Nur Maslicha, Senin (2/7/2019).

Padahal, selama ini beberapa tokoh masyarakat di Driyorejo pernah menolak pembangunan SMP Negeri 33 Driyorejo.

"Hasil dari audiensi dengan DPRD Gresik kemarin, menunggu koordinasi dengan Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan, namun sampai saat ini tidak ada kejelasan," kata Sholahuddin, pengurus Garda Bangsa Gresik.

Dengan adanya, PPDB di SMP Negeri 33 Driyorejo tersebut berarti pemerintah Kabupaten Gresik tetap ingin membangun sekolah negeri di Desa Bambe Kecamatan Driyorejo.

Dengan adanya sistem zonasi, pembangunan gedung SMP Negeri 33 Driyorejo juga mendapat kritikan dari Aris Gunawan Ketua LSM Front Pembela Suara Rakyat Indonesia (FPSR) mengatakan bahwa pembangunan gedung SMP negeri di Desa Bambe sangat tidak efektif, sebab berbatasan dengan Kota Surabaya.

"Jadi percuma kalau tetap membangun gedung sekolah, sebab dengan sistem zonasi tidak akan banyak anak di Driyorejo bisa masuk sekolah sana. Karena gedungnya masuk wilayah Surabaya Barat," kata Aris.

Namun, DPRD Gresik tetap menganggarkan untuk pembangunan SMP Negeri tersebut.

"Baru perencanaan. Tahun depan baru pembangunan," kata Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Khoirul Huda.

Penulis: Sugiyono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved