Berita Pamekasan

Warga Tuduh Lurah Kolpajung Pamekasan Jual 2.181 Meter Persegi Tanah Percaton Desa, Ini Jawab Lurah

Lurah Kolpajung, Abd Asis, sudah menjual tanah percaton 2.181 meter persegi.

Warga Tuduh Lurah Kolpajung Pamekasan Jual 2.181 Meter Persegi Tanah Percaton Desa, Ini Jawab Lurah
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Suasana saat warga Kolpajung, Pamekasan, demo Lurah Kolpajung lantaran diduga lakukan pungli, Senin (1/7/2019). 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Sejumlah masyarakat Kelurahan Kolpajung melakukan aksi ke Kantor Kelurahan setempat, Senin (1/7/2019). Maksud dan tujuan mereka melakukan aksi yakni ingin menuntut Lurah Kolpajung karena sudah menjual tanah percaton seluas 2.181 meter persegi.

Korlap Aksi, Jumai mengatakan, pihaknya menduga bahwa Lurah Kolpajung, Abd Asis, sudah menjual tanah percaton yang berada di Dusun Bata-bata RT 01 RW 05 seluas kepada masyarakat setempat dan sudah disertifikatkan.

"Abd Asis jadi Lurah Kolpajung hanya untuk memperkaya diri dengan cara menjual tanah percaton kepada rakyatnya sendiri," kata Jumai melalui pelantang suara.

Lebih lanjut Jumai mengecam Lurah Abd Asis harus bertanggung jawab terhadap perbuatannya.

"Lurah Kolpajung harus keluar dan berhenti menjadi lurah sekarang juga. Akan kami laporkan akan kami tuntut," tegasnya.

Selain itu, Jumai menyatakan Lurah Abd Asis telah membodohi stafnya karena mengajak untuk mengukur tanah percaton yang ada di dusun Bata-Bata pada November 2015 dengan menyatakan hanya ingin tahu luasnya tanah percaton.

"Ternyata tanah itu disertifikatkan dan sekerang sudah dijual. Dia harus bertanggung jawab. Akan kami hukum," pungkasnya.

Gelar Demo, Warga Tuding Lurah Kolpajung Pamekasan Lakukan Pungli dan Korupsi Sewa Tanah Percaton

Tak hanya itu, warga juga menuding Abd Asis melakukan pungli dan korupsi atas sewa tanah percaton. Tanah itu disewakan dengan variasi harga, namun hasil uangnya tak masuk kas desa, melainkan ke kantong pribadi.

Sementara itu, Lurah Kolpajung Pamekasan, Abd Asis, mengaku pihaknya sudah melakukan konsep sewa-menyewa tanah percaton itu sesuai dengan aturan yang ada.

"Terkait sewa menyewa tanah percaton itu, kami sudah melakukan sesuai prosedur. Ini berkasnya ada buktinya," kata Abd Asis sembari membeberkan data.

Namun dari sejumlah massa yang mewakili untuk audiensi tidak puas dengan data yang disampaikan olehnya.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved