Berita Tulungagung

Pokdarwis Sanggarria Temukan Cangkang Penyu di Pantai Jung Pakis Tulungagung, Diduga Disembelih

Pokdarwis Sanggarria menemukan cangkang penyu berukuran raksasa di Pantai Jung Pakis Tulungagung

Pokdarwis Sanggarria Temukan Cangkang Penyu di Pantai Jung Pakis Tulungagung, Diduga Disembelih
surya/david yohanes
Cangkang penyu yang ditemukan di Pantai Jung Pakis, Desa Jenggkungharjo, Kecamatan Tanggunggunung, Tulungagung. Warga menduga penyu ini diduga disembelih oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Pokdarwis Sanggarria menemukan cangkang penyu berukuran raksasa di Pantai Jung Pakis Tulungagung. Penyu itu diduga disembelih oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Anggota Pokdarwis Sanggarria Tulungagung, Sumarli, menunjukan cangkang penyu yang dikeringkan di halaman rumahnya, di Desa Jengglungharjo, Kecamatan Tanggunggunung. Cangkang penyu itu mempunyai panjang sekitar 1 meter dan lebarnya 60 cm.

Penyu ini diperkirakan berusia lebih dari 50 tahun. Hewan yang dilindungi secara internasional ini ditemukan telah sembelih. Punggungnya retak bekas dipukul benda berat.

“Pelaku ini sepertinya belum berpengalaman. Dipukul punggungnya hingga retak, kemudian diikat baru kemudian disembelih,” ucap Sumarli, Senin (1/7/2019).

Cangkang penyu raksasa ini ditemukan saat anggota Pokdarwis Sanggarria menyusur telur penyu di Pantai Jung Pakis, dua minggu lalu.

Cangkang ini tergeletak di tengah hutan tidak jauh dari pantai.

Penyu ini diduga dibantai saat tengah naik ke pantai untuk bertelur.

“Penyu hanya naik ke pantai kalau bertelur. Pas naik itu kemungkinan ditangkap dan disembelih,” sambungnya.

Cangkang penyu yang ditemukan di Pantai Jung Pakis, Desa Jenggkungharjo, Kecamatan Tanggunggunung, Tulungagung. Warga menduga penyu ini diduga disembelih oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Cangkang penyu yang ditemukan di Pantai Jung Pakis, Desa Jenggkungharjo, Kecamatan Tanggunggunung, Tulungagung. Warga menduga penyu ini diduga disembelih oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. (surya/david yohanes)

Bukan Kejadian Pertama

Sumarli mengungkapkan, pada 2018 lalu, seekor penyu mati mengapung di laut dengan kondisi kedua kaki depan hilang.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved