Pilwali Blitar 2020

PKB Tunggu Restu Kiai Sepuh NU untuk Maju Sendiri di Pilwali Blitar 2020, Begini Kalau Sikap PPP

PKB dan PPP Kota Blitar berniat mengusung calon sendiri di ajang Pilwali Blitar 2020

PKB Tunggu Restu Kiai Sepuh NU untuk Maju Sendiri di Pilwali Blitar 2020, Begini Kalau Sikap PPP
surya/samsul hadi
Ketua Tanfidz DPC PKB Kota Blitar, Yasin Hermanto. 

SURYA.co.id | BLITAR - Sebagai partai dengan perolehan suara terbanyak kedua di pemilihan legislatif (Pileg) Kota Blitar 2019, PKB juga berniat mengusung calon sendiri di ajang Pilwali Blitar 2020. Saat ini, PKB masih menunggu petunjuk dari kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) terkait Pilwali Blitar 2020.

"Kalau niat (mengusung calon sendiri) pasti ada. Tapi, semua tahu PKB itu dilahirkan NU. Kami harus permisi dulu ke kiai sepuh NU," kata Ketua Tanfidz DPC PKB Kota Blitar, Yasin Hermanto, Senin (1/7/2019).

Yasin mengatakan saat ini di kalangan NU Kota Blitar sudah mulai membahas soal ajang Pilwali Blitar 2020. Tetapi, sampai sekarang belum ada keputusan apakah PKB akan mengusung calon wali kota sendiri atau tidak.

"Nanti tergantung dari NU, kalau mau mengusung cawali sendiri siapa yang akan diajukan, kalau mengusung cawawali siapa yang diajukan. Kami masih wait and see," ujar anggota komisi III DPRD Kota Blitar itu.

Dikatakannya, PKB sudah mempunyai modal untuk mengusung calon sendiri di Pilwali Blitar 2020.

Pada Pileg 2019, PKB memperoleh empat kursi di DPRD Kota Blitar.

Perolehan kursi PKB itu bertambah satu dari sebelumnya hanya tiga kursi.

Perolehan suara PKB juga terbanyak kedua setelah PDIP, yaitu, 12.150 suara.

Tetapi, untuk bisa mengusung calon sendiri, PKB tetap harus menjalin koalisi dengan partai lain.

Syarat untuk bisa mengusung calon wali kota minimal harus punya kursi sekitar 20 persen di DPRD.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved