Berita Ekonomi Bisnis

Pameran Industri Peternakan, Kesehatan Hewan, dan Perikanan di Surabaya, Bidik 12.000 Pengunjung

Perusahaan penyelenggara pameran, PT Napindo Media Ashatama, menargetkan 12.000 pengunjung pada pameran Indo Livestock 2019 Expo & Forum di Surabaya.

Pameran Industri Peternakan, Kesehatan Hewan, dan Perikanan di Surabaya, Bidik 12.000 Pengunjung
SURYAOnline/sri handi lestari
Project Manager Napindo Devi Ardiatne (kanan) bersama Project Director PT Napindo Media, Agung Wicaksono (tengah), dan Corcomm Manager Endah Wibowo dalam konfrensi pers, Senin (1/7 /2019). 

SURABAYA, SURYA - Perusahaan penyelenggara pameran, PT Napindo Media Ashatama, menargetkan 12.000 pengunjung dalam pameran Indo Livestock 2019 Expo & Forum di Surabaya. Pameran tersebut berlangsun tiga hari mulai Rabu (3/7/2019).

Napindo optimis jumlah pengunjung tersebut tercapai dengan banyaknya event dan produk menarik bagi pelaku usaha di sektor peternakan, kesehatan hewan, pakan ternak, pengolahan susu, dan alat-alat kedokteran hewan serta perikanan.

Project Manager Napindo, Devi Ardiatne, mengungkapkan, saat ini industri peternakan dan perikanan sedang menjadi perhatian cukup tinggi.

"Apalagi indutri olahan dan konsumsi produk dari peternakan dan perikanan tiap tahun selalu tumbuh. Begitu juga pelaku usahanya baik di segmen industri kecil maupun industri besar atau pabrikan dengan pasar ekspor," ungkap Devi, saat menggelar konferensi pers pra pameran di Hotel Kampi, Surabaya, Senin (1/7/2019).

Optimisme pengunjung itu juga melihat potensi Industri peternakan dan perikanan di Jatim uang cukup berkembang. Termasuk di wilayah Indonesia Timur.

"Surabaya sebagai gerbang masuk Indonesia Timur, menjadi pilihan kami untuk menjadi tempat pameran dengan membidik pengunjung dari Indonesia Timur, yang juga pengusaha di sektor ini. Jumlah mereka di wilayah timur ini juga tidak kalah banyak," lanjut Devi.

Sedangkam dari sisi peserta, tercatat ada 250 stan yang disiapkan. Dari jumlah itu ada perwakilan peserta dari 25 negara. Khusus untuk enam negara membentuk pavilion atau stan besar tersendiri, yaitu dari China, Korea Selatan, Taiwan, Eropa dan Amerika.

Dengan mengusung tema Inovasi Teknologi Peternakan Menuju Revolusi Industri 4.0, juga menampilkan pavilion khusus yang bisa dimanfaatkan pengunjung. 

"Kami juga gelar Indo Livestock Service Award sebagai apresiasi bagi komunitas peternakan terdapat para praktisi yang sukses mengembangkan institusi/lembaga/perusahaan dan terhadap para tokoh koh yang berperan besar dalam upaya pengembangan peternakan di Indonesia," jelas Devi.

Juga penghargaan manusya mriga satwa sewaka, yang diberikan oleh pengurus besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia. Serta sosialiasi pentingnya protein hewani SDTI (Susu, Daging, Telur dan Ikan), dan 14 seminar peternakan dan pertanian yang berlangsung secara gratis selama tiga hari.

Project Director PT Napindo Media Agung Wicaksono, menambahkan, Indo Livestock 2019 Expo & Forum diselenggarakan bersamaan dengan Indo Feed, Indo Dairy, Indo Vet dan Indo Fisheries 2019 Expo & Forum.

"Surabaya kembali menjadi tuan rumah perhelatan akbar pameran dan forum internasional ke-14 ini dan teknologi terkini bidang industri peternakan, kesehatan hewan, pakan ternak, pengolahan susu, alat - alat kedokteran hewan dan perikanan dipastikan mampu menarik pelaku industri yang hadir," ujar Agung.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved