Berita Pamekasan

Ini 3 Tuntutan Warga Kolpajung kepada Lurahnya yang Diduga Lakukan Pungli, Korupsi, dan Penggelapan

Warga Kolpajung menuding lurahnya diduga telah melakukan pungli, korupsi, dan penggelapan, tanah percaton milik desa

Ini 3 Tuntutan Warga Kolpajung kepada Lurahnya yang Diduga Lakukan Pungli, Korupsi, dan Penggelapan
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Suasana saat warga Kolpajung, Pamekasan, demo Lurah Kolpajung lantaran diduga lakukan pungli, Senin (1/7/2019). 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Sejumlah warga Kelurahan Kolpajung, Kabupaten Pamekasan, melakukan aksi ke Kantor Kelurahan setempat, Senin (1/7/2019). Warga Kolpajung menuding lurahnya diduga telah melakukan pungli, korupsi, dan penggelapan, tanah percaton milik desa.

Dalam aksinya, warga menyampaikan tiga tuntutan kepada Lurah Kolpajung, Abd Asis, di antaranya. Ini disampaikan warga dalam audiensi dengan sejumlah pihak terkait, yakni:

1. Lurah Kolpajung Abd Asis diduga telah menjual tanah percaton.

"Kami meminta tanah itu dikembalikan kepada rakyat. Jangan hanya mengenyangkan perut sendiri," kata Jumai melalui pelantang suara dan diikut oleh teriakan warga yang ikut aksi.

Warga Tuduh Lurah Kolpajung Pamekasan Jual 2.181 Meter Persegi Tanah Percaton Desa, Ini Jawab Lurah

2. Lurah Kolpajung Abd Asis diduga telah menggunakan sewa tanah percaton dan hal itu harus dipertanggungjawabkan secara hukum.

"Kita akan bawa persoalan ini pada kejaksaan. Kami sudah membawa bukti kuat," ujar Jumai.

3. Lurah Kolpajung, Abd Asis diminta oleh sejumlah warga untuk berhenti menjadi lurah kolpajung dan segera keluar hari ini juga daru Kelurah Kolpajung Pamekasan.

"Kami mohon kepada Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam untuk memberikan sanksi tegas pada saudara Abd Asis dan segera menunjuk PLT Lurah Kolpajung secepatnya," pinta Jumai.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved