Ditanya Apa Diminta Uang Saat SK Kenaikan Pangkat, ini Jawaban Jujur PNS kepada Bupati Jember

Secara acak, Bupati Jember bertanya kepada PNS tentang apakah ada pungutan dalam pengurusan SK Kenaikan Pangkat. Ini jawaban jujur yang ditanya.

Ditanya Apa Diminta Uang Saat SK Kenaikan Pangkat, ini Jawaban Jujur PNS kepada Bupati Jember
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Penyerahan SK Kenaikan Pangkat dari Bupati Jember kepada para PNS. 

SURYA.co.id | JEMBER - Sebanyak 1.269 PNS di Pemkab Jember mendapatkan SK kenaikan pangkat, Senin (1/7/2019).

SK kenaikan pangkat itu diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Jember, Faida, di Aula PB Soedirman Pemkab Jember.

Setelah bupati Jember menyerahkan, ribuan orang PNS itu menerima SK dari pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Jember.

Bupati Faida memberikan wejangan dalam pidatonya yang terbilang panjang kepada ribuan PNS itu.

Faida mengingatkan kembali tentang profesionalisme PNS dalam melayani masyarakat, juga perbaikan reformasi birokrasi di Pemkab Jember.

Dia juga mengingatkan para PNS itu untuk selalu bersyukur karena berstatus PNS, yang status itu diimpikan dan dilamar oleh banyak orang.

Selain itu, Bupati Jember juga mengingatkan pada PNS itu untuk tidak melakukan tindakan koruptif, seperti melakukan pungutan liar, maupun menuruti pungutan liar.

Dia pun menyentil perihal 'tradisi uang' dalam pengurusan SK PNS, baik itu SK kenaikan pangkat, bahkan sampai SK pensiun PNS.

Pemberian uang untuk pengurusan itu termasuk dalam kategori pungli. "Karena semua pengurusan SK itu gratis, tidak ada bayar membayar," tegasnya.

Faida menegaskan, perbaikan reformasi birokrasi sangat penting, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Termasuk dari internal PNS sendiri melayani teman mereka sesama PNS.

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved